MAKASSAR — Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli Tahar, memimpin langsung proses pembersihan kanal yang dilakukan pada Rabu (3/6/2026). Ia menyebut operasi ini merupakan instruksi langsung dari Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang meminta setiap aduan masyarakat ditangani dengan respons cepat.
Menyusuri Kanal Pakai Sampan Fiber untuk Angkut Sampah
Dalam proses pembersihan, petugas tidak hanya bekerja dari tepi kanal. Mereka menyusuri aliran air menggunakan sampan fiber untuk menjangkau titik-titik yang sulit diakses. Metode ini memungkinkan tim mengangkat tumpukan sampah yang mengapung hingga material padat yang tersangkut di badan kanal.
“Tim BPBD turun membersihkan kanal atas arahan bapak Wali Kota (Pak Munafri),” kata Fadli singkat di lokasi.
Pemicu Keluhan: Bau Tak Sedap Mengganggu Warga Permukiman Padat
Warga sekitar sebelumnya mengeluhkan bau tidak sedap yang menyebar akibat tumpukan sampah yang sudah menumpuk di saluran air. Kanal tersebut berada di kawasan permukiman padat penduduk dan berfungsi sebagai drainase utama yang mengalirkan air ke lingkungan sekitar. Penyumbatan akibat sampah membuat aliran air tersendat dan menimbulkan masalah kebersihan.
Kehadiran petugas BPBD di lapangan memberikan solusi instan bagi warga yang selama ini mengeluhkan kondisi tersebut.
Komitmen Pemkot Makassar: Setiap Aspirasi Warga Harus Ditindaklanjuti
Pemerintah Kota Makassar menegaskan bahwa langkah pembersihan ini merupakan bagian dari komitmen pelayanan maksimal kepada masyarakat. Melalui momentum ini, Pemkot mendorong seluruh perangkat daerah agar aktif hadir di tengah warga dan memastikan setiap aspirasi—khususnya yang berkaitan dengan kebersihan lingkungan dan fungsi drainase—mendapat penanganan tuntas.
Wali Kota Munafri Arifuddin sebelumnya sudah menekankan pentingnya respons cepat terhadap aduan yang berdampak langsung pada kesehatan warga dan kelancaran saluran air perkotaan.