Pencarian

Subsidi Listrik 2027 Diusulkan Rp117,84 Triliun, Begini Peta Penyalurannya

Selasa, 01 September 2026 • 00:24:31 WIB
Subsidi Listrik 2027 Diusulkan Rp117,84 Triliun, Begini Peta Penyalurannya
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memaparkan usulan subsidi listrik Rp117,84 triliun pada 2027 dalam rapat bersama Komisi XII DPR RI.

SULAWESI SELATAN — Rencana subsidi energi 2027 mulai terlihat jelas setelah Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memaparkan asumsi dasar sektor energi di hadapan Komisi XII DPR RI. Pemerintah mengusulkan harga minyak mentah Indonesia (ICP) sebesar US$75 per barel, dengan target produksi minyak 612.500 barel per hari dan gas 954.000 barel setara minyak per hari.

Subsidi Rp117,84 Triliun untuk Apa Saja?

Angka terbesar dalam usulan subsidi energi 2027 jatuh pada sektor kelistrikan. Pemerintah mengusulkan subsidi listrik senilai Rp117,84 triliun. Volume bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang direncanakan mencapai 19,561 juta kiloliter, sementara LPG 3 kg ditargetkan 8 juta metrik ton.

Pemerintah juga menyoroti kebutuhan minyak tanah yang masih tinggi di sejumlah wilayah Indonesia Timur. Ini menjadi catatan tersendiri dalam pembahasan karena distribusi energi di kawasan timur kerap menjadi tantangan logistik.

Proyek ESDM pada 2027: Listrik Desa Hingga Jaringan Gas

Untuk merealisasikan program-program tersebut, Kementerian ESDM mendapat pagu anggaran Rp27,37 triliun pada RAPBN 2027. Dari jumlah itu, sekitar Rp22,51 triliun atau 82 persen dialokasikan untuk program kerakyatan.

Dana tersebut akan dipakai untuk elektrifikasi desa, penyambungan listrik baru bagi rumah tangga, pembangunan jaringan gas, konversi motor listrik, dan pembangunan infrastruktur energi. Menteri Bahlil menargetkan seluruh desa di Indonesia dapat menikmati listrik secara bertahap hingga 2029–2030.

Ini kabar baik bagi warga di daerah tertinggal yang belum menikmati aliran listrik. Namun perlu digarisbawahi, target tersebut masih berupa rencana dan akan sangat bergantung pada pembahasan APBN 2027 bersama DPR.

Siapa yang Berhak Menerima?

Bahan resmi yang dipaparkan belum menyebutkan secara rinci kriteria penerima subsidi listrik dan LPG 3 kg. Pola yang selama ini berjalan, bantuan ini menyasar rumah tangga miskin dan rentan yang datanya terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Untuk LPG 3 kg, penyaluran saat ini lebih diarahkan ke pengecer resmi dengan pendaftaran nomor induk kependudukan (NIK) pembeli. Sementara untuk listrik, pelanggan dengan daya 450 VA dan 900 VA yang masuk data penerima bantuan umumnya mendapat potongan tarif.

Namun publik tak perlu buru-buru berasumsi. Kriteria teknis untuk 2027 akan ditetapkan lebih lanjut dalam pembahasan bersama DPR dan regulasi turunannya.

Bagaimana Cara Mengakses Bantuan?

Sampai artikel ini ditulis, mekanisme pendaftaran mandiri untuk subsidi energi 2027 belum dibuka. Bagi penerima yang datanya sudah masuk sistem, bantuan akan tersalur otomatis melalui PT PLN dan Pertamina.

Warga yang merasa berhak tapi belum masuk daftar bisa mengusulkan diri melalui pemerintah desa atau kelurahan setempat. Petugas akan memverifikasi dan memasukkan data ke dalam DTKS jika memenuhi syarat.

Poin krusial: jangan percaya pada pihak yang menjanjikan bantuan dengan imbalan uang atau potongan tertentu. Penyaluran subsidi energi tidak pernah dipungut biaya.

Perjalanan Panjang Sebelum Disetujui

Seluruh angka yang dipaparkan Menteri ESDM masih berupa usulan pemerintah. DPR memiliki kewenangan untuk mengubah sebelum RAPBN 2027 disahkan menjadi UU APBN. Jadi, nominal final subsidi bisa berbeda setelah proses pembahasan selesai.

Informasi lengkap dan terbaru soal subsidi energi bisa dipantau melalui situs resmi Kementerian ESDM di esdm.go.id atau kanal komunikasi publik DPR RI. Pastikan hanya merujuk pada sumber resmi agar tak terjebak informasi yang menyesatkan.

Warga juga bisa menghubungi contact center Kementerian ESDM di 136 untuk layanan informasi energi. Untuk persoalan tagihan listrik atau pendataan, saluran terdekat adalah kantor PLN dan kelurahan setempat.

Follow www.sulseldaily.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: tv.kontan.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks