MAKASSAR — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyebut perbedaan suku, agama, dan budaya yang tumbuh di kota ini justru menjadi perekat sosial yang memperkuat rasa persaudaraan antarwarga. Menurutnya, semangat kebersamaan yang lahir dari keberagaman adalah fondasi penting untuk menjaga Makassar tetap aman, damai, dan inklusif bagi semua kalangan.
"Justru melalui keberagaman itulah kita membangun persatuan, toleransi, gotong royong, dan kehidupan sosial yang harmonis," ujar Munafri saat menghadiri Jalan santai FunWalk PSMTI 2026 di Makassar, Minggu.
Pernyataan itu ia sampaikan di hadapan ribuan peserta yang memadati rute jalan santai yang digagas Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang dikemas dalam suasana penuh keakraban antarwarga.
PSMTI Jadi Bagian Vital Pembangunan Kota
Munafri yang akrab disapa Appi memberikan apresiasi tinggi kepada PSMTI Sulsel yang konsisten menghadirkan ruang silaturahmi lintas komunitas. Menurutnya, kontribusi masyarakat Tionghoa Indonesia di Makassar tidak hanya terlihat di sektor ekonomi, tetapi juga merambah ke bidang sosial, pendidikan, hingga budaya.
"Keluarga besar PSMTI telah menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan Kota Makassar," kata Munafri, menegaskan bahwa peran aktif warga Tionghoa turut mendorong kemajuan kota di berbagai lini.
Menurut Munafri, kegiatan seperti FunWalk ini membuktikan bahwa olahraga dan rekreasi bisa menjadi medium efektif untuk mempererat hubungan antarmasyarakat. Ia menilai semangat kebersamaan yang terlihat selama acara mencerminkan wajah Makassar yang toleran dan terbuka.
Semangat Kemerdekaan Diwujudkan dalam Kehidupan Sehari-hari
Di tengah momen peringatan kemerdekaan, orang nomor satu di Makassar itu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak hanya berhenti pada perayaan seremonial. Nilai perjuangan dan persatuan yang diwariskan para pendiri bangsa harus diaktualisasikan dalam interaksi sosial sehari-hari.
"Semangat kemerdekaan harus kita wujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita jaga Kota Makassar agar tetap menjadi kota yang aman, damai, toleran, inklusif, dan nyaman bagi seluruh masyarakat," ujarnya.
Appi berharap gelaran yang mengedepankan aspek gaya hidup sehat ini bisa menjadi agenda rutin yang melibatkan lebih banyak komunitas. Dengan begitu, benang merah persaudaraan antarwarga Makassar semakin kuat dan menjadi contoh nyata kerukunan bagi daerah lain di Indonesia Timur.