Pencarian

Kalapas Maros Ali Imran: Kemerdekaan Bukan Sekadar Seremoni, tapi Prasasti Abadi yang Harus Diisi Karya

Senin, 17 Agustus 2026 • 16:31:31 WIB
Kalapas Maros Ali Imran: Kemerdekaan Bukan Sekadar Seremoni, tapi Prasasti Abadi yang Harus Diisi Karya
Ali Imran menyampaikan arahan kepada warga binaan di Lapas Kelas IIB Maros, Senin (17/8/2026).

MAROS — Kepala Lapas Kelas IIB Maros, Ali Imran, mengajak seluruh elemen masyarakat memaknai Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum refleksi, bukan sekadar seremonial tahunan. Menurutnya, kemerdekaan adalah prasasti abadi yang diwariskan para pendahulu melalui perjuangan dan pengorbanan besar.

"Merdeka itu bagaikan prasasti abadi bagi anak bangsa. Kemerdekaan merupakan simbol perjuangan para pendahulu yang harus terus kita jaga dan maknai dalam kehidupan sehari-hari," ujar Ali Imran, Senin (17/8/2026).

Semangat Kemerdekaan untuk Bangkit dari Kesalahan

Ali Imran menekankan bahwa semangat kemerdekaan harus menjadi energi untuk bangkit, terutama bagi warga binaan yang tengah menjalani masa pembinaan. Ia menilai setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk berubah dan berkontribusi positif bagi masyarakat.

"Setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah dan menjadi lebih baik. Semangat kemerdekaan harus menjadi energi untuk bangkit, memperbaiki diri, dan menatap masa depan," tuturnya.

Pernyataan ini menjadi penegas bahwa warga binaan merupakan bagian tak terpisahkan dari anak bangsa. Mereka memiliki hak yang sama untuk mengisi kemerdekaan dengan karya dan pengabdian, meski tengah berada di dalam lapas.

Mengisi Kemerdekaan dengan Karya dan Persatuan

Di hadapan warga binaan, Ali Imran mengingatkan bahwa perjuangan para pahlawan tidak seharusnya hanya dikenang melalui upacara bendera. Nilai-nilai perjuangan itu justru harus diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari, seperti saling menghargai dan menjaga persatuan.

"Jangan sampai kemerdekaan yang diwariskan dengan perjuangan dan pengorbanan besar hanya dimaknai sebagai sebuah seremoni. Kita harus mengisinya dengan karya, pengabdian, dan menjaga keutuhan bangsa," katanya.

Momentum HUT ke-81 RI ini juga dimanfaatkan untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur demi berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ali Imran berharap semangat tersebut terus tumbuh di tengah masyarakat, termasuk di lingkungan pemasyarakatan.

"Semoga kemerdekaan ini terus menjadi prasasti abadi yang mengingatkan kita pada perjuangan para pahlawan sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk menjaga Indonesia," pungkasnya.

Follow www.sulseldaily.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: pedoman.media

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks