MAKASSAR — Sebanyak 384 jamaah haji asal Kabupaten Gowa tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar menggunakan pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GIA 1405 pukul 07.35 WITA. Kloter 5 juga membawa dua jamaah asal Kabupaten Pangkep dan delapan petugas kloter.
Bupati: Jamaah Pulang Lebih Teduh dan Islami
Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang mengaku kesulitan membedakan satu per satu jamaah yang disambutnya. “Kemarin saat melepas semuanya seragam, hari ini saya tidak bisa membedakan satu per satu karena auranya sejuk dan lebih Islami,” ujarnya di Makassar, Jumat.
Ia menilai para jamaah membawa perubahan positif sepulang dari Tanah Suci. Husniah berharap nilai-nilai ibadah dan kebersamaan yang diperoleh selama 41 hari di Arab Saudi dapat dipertahankan setelah kembali ke tengah masyarakat.
Jamaah Tertua 95 Tahun, Termuda 17 Tahun
Data PPIH Debarkasi Makassar mencatat peserta haji termuda Kloter 5 adalah Sunarti Nasir (17) asal Kabupaten Gowa. Sementara jamaah tertua, Raiya Daeng Sunggu (95), juga berasal dari kabupaten yang sama.
Kepala Bidang Dokumen PPIH Debarkasi Makassar Aminuddin mengajak seluruh jamaah mempertahankan amalan baik yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji. “Lanjutkan dan tingkatkan kebaikan-kebaikan yang telah dilakukan selama di Tanah Suci, baik secara personal maupun sosial, sehingga dapat menjadi haji yang mabrur,” pesannya.
1.957 Jamaah dan Petugas Telah Pulang
Secara kumulatif, PPIH Debarkasi Makassar mencatat hingga Kloter 5 sebanyak 1.957 orang telah kembali ke Tanah Air. Rinciannya terdiri atas 573 laki-laki dan 1.384 perempuan.
Aminuddin juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pelayanan haji terdapat hal-hal yang kurang berkenan bagi jamaah. Sementara Bupati Gowa meminta para haji dan hajjah terus mendoakan Kabupaten Gowa agar tetap dalam keadaan aman dan sejahtera.
Fakta Singkat Kloter 5 Debarkasi Makassar:
- Total kedatangan: 392 orang (384 haji Gowa, 2 haji Pangkep, 8 petugas)
- Satu jamaah wafat di Madinah pada 26 April 2026 atas nama Nursidah Sinrang Sijarrah (58)
- Jamaah termuda: Sunarti Nasir (17), tertua: Raiya Daeng Sunggu (95)
- Akumulasi kepulangan hingga Kloter 5: 1.957 orang