Pencarian

Evaluasi Kinerja Kepala SMA/SMK di Sulsel Berujung Pengunduran Diri, Kadisdik Buka Suara

Kamis, 04 Juni 2026 • 23:25:31 WIB
Evaluasi Kinerja Kepala SMA/SMK di Sulsel Berujung Pengunduran Diri, Kadisdik Buka Suara
Dinas Pendidikan Sulsel lakukan evaluasi kinerja kepala SMA/SMK sebagai upaya pembinaan SDM.

MAKASSAR — Proses evaluasi kinerja yang digelar Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan terhadap kepala SMA dan SMK di wilayahnya berujung pada pengunduran diri sejumlah pejabat sekolah. Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Andi Iqbal Najamuddin, menegaskan bahwa hal itu merupakan bagian dari mekanisme pembinaan sumber daya manusia yang lazim dalam tata kelola pemerintahan.

Mengapa Kepala Sekolah Memilih Mundur?

Menurut Andi Iqbal, pengunduran diri tersebut terjadi karena hasil evaluasi menunjukkan capaian kinerja yang tidak sesuai harapan. “Mengenai adanya kepsek yang mengundurkan diri, itu hal yang wajar karena tidak tercapaianya kinerja,” ujarnya di Makassar, Kamis (4/6/2026).

Ia menambahkan bahwa seluruh proses pengunduran diri akan diproses sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Pihaknya memastikan evaluasi dilakukan secara profesional dan objektif.

Evaluasi Berkala untuk Mutu Pendidikan

Andi Iqbal menjelaskan, evaluasi kinerja kepala sekolah merupakan agenda rutin yang bertujuan memastikan program pendidikan berjalan efektif. “Kami telah melakukan evaluasi terhadap kinerja semua kepala sekolah, dan tentu hasil evaluasi itu menjadi faktor utama dalam menentukan kedudukan menjadi kepsek,” katanya.

Kebijakan ini, lanjut dia, merupakan bagian dari upaya peningkatan mutu layanan pendidikan yang dilakukan secara berkala sesuai kebutuhan organisasi. Seluruh penilaian mengacu pada peraturan kepegawaian serta prinsip tata kelola organisasi yang baik.

Belajar Mengajar Tetap Normal

Dinas Pendidikan memastikan proses evaluasi dan pengunduran diri sejumlah kepala sekolah tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar. Seluruh aktivitas di SMA dan SMK se-Sulawesi Selatan disebut masih berlangsung normal.

“Pendidikan adalah layanan publik yang harus terus berjalan. Kami memastikan seluruh aktivitas pembelajaran tetap berlangsung dengan baik,” ujar Andi Iqbal.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berkomitmen memperkuat kualitas pendidikan melalui tata kelola yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada peningkatan layanan kepada peserta didik.

Bagikan
Sumber: mediata.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks