PALOPO — Wakil Wali Kota Palopo, Ahmad Syarifuddin Daud, yang akrab disapa Ome, menaruh harapan besar kepada Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terpilih, Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin. Ia ingin kepemimpinan baru ini membangun NU sebagai rumah besar yang teduh bagi seluruh warga nahdiyin, bukan hanya kelompok tertentu.
Ome menilai, merangkul semua komponen adalah fondasi agar organisasi bergerak solid. Tujuannya jelas: menciptakan kolaborasi yang inklusif guna mencapai hasil optimal, adil, dan berkelanjutan.
“Tentunya berdampak pada program-program NU jangka panjang tetap berjalan karena mendapat dukungan penuh dari seluruh elemen,” ujar Ome kepada Harian.news, Selasa (1/9/2026).
Menjaga Marwah NU di Tengah Perbedaan
Di balik optimisme itu, Ome mengingatkan satu hal mendasar: menjaga tradisi dan nilai luhur organisasi. Menurutnya, dinamika musyawarah dan perbedaan pendapat adalah hal yang lumrah, tetapi adab keislaman tidak boleh luntur.
“Marwah NU justru terletak pada semangat kebersamaan dan adab,” tegasnya. Pernyataan ini disampaikan Ome dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua Tanfiziyah PCNU Kota Palopo.
Memperkuat NKRI dan Nilai Ahlussunnah wal Jamaah
Lebih jauh, Ome berharap kepemimpinan baru mampu memperkuat kecintaan terhadap NKRI sekaligus membumikan nilai-nilai ahlu sunnah wal jamaah di tengah masyarakat. Ia yakin PBNU di bawah Gus Kikin dapat bersinergi dengan pemerintah pusat, termasuk mengawal program-program Presiden Prabowo Subianto yang pro rakyat.
Harapan dari Palopo ini menjadi salah satu respons awal dari daerah atas terpilihnya Gus Kikin sebagai orang nomor satu di PBNU, setelah melalui proses musyawarah tingkat nasional.