WAJO — Insiden bermula saat Arif mengendarai sepeda motor dari arah Pattirosompe menuju Tampangeng dan masuk ke SPBU untuk mengisi BBM. Di lokasi, Arif disebut menerobos antrean hingga menabrak pengendara lain. Andi yang berada di lokasi kemudian menegurnya dan meminta agar bersabar mengikuti antrean karena masih banyak kendaraan yang menunggu giliran.
Pelaku Sempat Pulang ke Rumah untuk Mengambil Parang
Diduga tidak terima ditegur, Arif meninggalkan SPBU dan pulang ke rumah untuk mengambil sebilah parang. Ia kemudian kembali ke lokasi sambil membawa senjata tajam tersebut dan mencari Andi.
Melihat Arif datang dengan membawa parang, Andi pun mengambil sebilah parang yang berada di area kebun SPBU. Keduanya sempat terlibat cekcok mulut dan berhadapan satu lawan satu dengan senjata tajam di tangan masing-masing.
Dilerai Pegawai SPBU dan Warga, Polisi Amankan Kedua Pria
Beruntung, aksi yang hampir berujung duel tersebut berhasil dilerai oleh pegawai SPBU bersama sejumlah warga yang berada di lokasi kejadian. Tidak ada korban yang mengalami luka fisik dalam peristiwa itu.
Kanit URC Resmob Polres Wajo, Ipda Anwar Ali, membenarkan pengamanan kedua pihak tersebut. Pihaknya bertindak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.
"Tim URC Resmob Polres Wajo mengamankan kedua belah pihak yang terlibat pertikaian satu lawan satu menggunakan parang. Keduanya diamankan untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kejadian yang tidak diinginkan," kata Anwar.
Polisi Periksa Saksi dan Lakukan Pemeriksaan Lanjutan
Untuk mencegah aksi lanjutan, petugas langsung mengamankan kedua pria tersebut ke Posko Resmob Polres Wajo. Keduanya diketahui merupakan warga Kecamatan Tempe.
Polisi telah meminta keterangan dari sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian. Kasus ini kini masih dalam pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik sesuai ketentuan hukum yang berlaku.