Jakarta - Gorengan menjadi salah satu makanan favorit banyak orang Indonesia, namun tekstur yang terlalu berminyak sering mengurangi kenikmatannya. Sebenarnya, ada beberapa teknik sederhana yang bisa diterapkan agar hasil gorengan tetap renyah tanpa menyerap terlalu banyak minyak.
1. Atur suhu minyak dengan tepat
Suhu ideal minyak untuk menggoreng biasanya berkisar antara 170-180 derajat Celsius. Pada suhu ini, panas yang dihasilkan cukup untuk membentuk lapisan renyah di bagian luar makanan tanpa membuat bagian dalamnya mentah. Minyak yang sudah cukup panas sejak awal membantu permukaan makanan mengeras lebih cepat, sehingga minyak tidak mudah meresap ke dalam.
2. Gunakan jumlah minyak yang tepat
Sesuaikan jumlah minyak dengan jenis penggorengan dan ukuran wajan agar makanan terendam dengan baik. Minyak yang terlalu sedikit maupun berlebihan sama-sama berisiko membuat gorengan lebih cepat menyerap lemak.
3. Goreng dalam jumlah kecil per batch
Jangan memenuhi wajan dengan terlalu banyak makanan sekaligus. Makanan butuh ruang agar matang merata dan tidak menurunkan suhu minyak secara drastis.
4. Keringkan bahan sebelum digoreng
Bahan makanan yang masih basah atau mengandung banyak air akan bereaksi dengan minyak panas, membuat minyak muncrat sekaligus lebih banyak terserap ke dalam makanan. Tiriskan atau lap bahan hingga kering sebelum digoreng.
5. Tiriskan gorengan dengan baik
Letakkan gorengan di atas tisu dapur tanpa menumpuknya terlalu rapat, cara ini membantu mengurangi minyak berlebih dan menjaga tekstur tetap renyah lebih lama.
6. Pilih minyak yang tepat
Gunakan minyak dengan titik asap tinggi agar tetap stabil saat dipanaskan berkali-kali, sehingga hasil gorengan lebih sehat dan tidak cepat tengik.
7. Gunakan tepung yang tepat
Gunakan tepung berpati seperti tepung beras atau maizena untuk mendapatkan hasil gorengan yang lebih renyah dan tidak mudah lembek meski sudah dingin.
Menerapkan ketujuh tips ini secara konsisten akan menghasilkan gorengan yang lebih sehat, renyah tahan lama, dan tentunya lebih nikmat disantap bersama keluarga di rumah.
Hindari juga menggunakan minyak bekas berkali-kali secara berlebihan, karena minyak yang sudah teroksidasi tidak hanya membuat gorengan lebih mudah menyerap minyak, tetapi juga berpotensi menghasilkan senyawa berbahaya bagi kesehatan jika dipakai secara terus-menerus.
Setelah matang, sajikan gorengan segera selagi masih hangat untuk mendapatkan tekstur paling renyah. Gorengan yang dibiarkan terlalu lama sebelum disantap cenderung menjadi lembek karena uap panas dari dalam makanan ikut melembapkan bagian luarnya yang tadinya renyah.