Pencarian

BI Sulsel Berlakukan MDR 0 Persen untuk QRIS UMKM, Transaksi Rp 500 Ribu Kini Bebas Biaya

Senin, 31 Agustus 2026 • 15:03:31 WIB
BI Sulsel Berlakukan MDR 0 Persen untuk QRIS UMKM, Transaksi Rp 500 Ribu Kini Bebas Biaya
BI Sulsel memberlakukan MDR 0 persen untuk transaksi QRIS UMKM hingga Rp 500 ribu.

MAKASSAR — Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Selatan memastikan kebijakan Merchant Discount Rate (MDR) sebesar nol persen untuk transaksi QRIS UMKM hingga Rp 500 ribu berlaku efektif. Ketentuan ini juga mencakup pembebasan biaya bagi transaksi QRIS di bawah Rp 100 ribu pada merchant non-UMKM.

Langkah BI Memperluas Ekosistem Pembayaran Digital

Kepala Perwakilan BI Provinsi Sulawesi Selatan, Rizki Enardi Wimanda, menegaskan bahwa kebijakan ini bagian dari upaya membiasakan masyarakat bertransaksi non-tunai. Menurutnya, semakin banyak UMKM yang menyediakan layanan QRIS, semakin besar manfaat yang dirasakan konsumen maupun pelaku usaha.

"Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong semakin banyak pelaku usaha menyediakan layanan pembayaran digital sehingga masyarakat memiliki lebih banyak pilihan dalam bertransaksi," kata Rizki dalam keterangannya, Senin (31/8/2026).

UMKM Makassar Rasakan Transaksi Lebih Praktis

Salah satu pelaku UMKM yang merasakan manfaatnya adalah Rita Suryaningsih, pemilik Sukmajahe Sarabba Makassar yang memproduksi minuman rempah. Ia mengaku kehadiran QRIS sangat membantu ketika mengikuti pameran karena pembeli tak perlu menyiapkan uang kembalian.

"QRIS membuat transaksi menjadi lebih mudah, cepat, dan praktis. Kami berharap kebijakan MDR nol persen bagi UMKM dapat terus dipertahankan agar semakin mendukung perkembangan usaha kecil," ujar Rita.

Rita juga menyebut sejumlah platform perbankan sekarang menyediakan fasilitas bebas biaya administrasi untuk transaksi di bawah nominal tertentu, sehingga daya tarik pembayaran digital semakin besar.

Digitalisasi Tata Kelola Jadi Keharusan UMKM

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Makassar, Arlin Ariesta, mengingatkan bahwa digitalisasi bukan hanya soal sistem pembayaran. Adaptasi dari sisi tata kelola usaha dan pencatatan keuangan yang terstruktur menjadi kunci bagi UMKM untuk meningkatkan daya saing.

Menurut Arlin, digitalisasi mampu memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan kenyamanan konsumen. Dengan begitu, pelaku usaha mikro bisa naik kelas di tengah persaingan yang semakin ketat.

Bank Indonesia berharap perluasan QRIS ini dapat mendorong transformasi sistem pembayaran yang aman, mudah, dan inklusif. Ini juga menjadi bagian dari upaya percepatan transaksi digital di tengah pemulihan ekonomi daerah.

Follow www.sulseldaily.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks