Pencarian

5 Proyek Investasi Unggulan Sulsel Lolos Final SSIC 2026, dari Pakan Ternak hingga Kopi Arabika Toraja

Sabtu, 29 Agustus 2026 • 10:17:01 WIB
5 Proyek Investasi Unggulan Sulsel Lolos Final SSIC 2026, dari Pakan Ternak hingga Kopi Arabika Toraja
Final South Sulawesi Investment Challenge 2026 digelar di Makassar untuk menjaring proyek investasi daerah yang siap ditawarkan kepada investor.

MAKASSAR — Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Forum Percepatan Investasi, Perdagangan, dan Pariwisata (PINISI SULTAN) menggelar Final South Sulawesi Investment Challenge (SSIC) 2026 di Ruang Baruga Phinisi, Kantor Perwakilan BI Sulsel, Kamis (27/8/2026). Ajang tahunan ini menjaring proyek investasi daerah yang layak dan siap ditawarkan kepada investor.

Mengusung tema "Transformasi Ekonomi Sulawesi Selatan melalui Hilirisasi dan Penguatan Investasi Berkelanjutan", kegiatan ini berfokus pada proyek yang mampu memberi nilai tambah bagi perekonomian daerah. Seleksi ketat telah berlangsung sejak Mei hingga Juni 2026 melalui tahapan Executive Summary proyek Clean and Clear (CnC).

22 Usulan Proyek dari 21 Kabupaten/Kota

Tahapan seleksi tersebut menghasilkan 22 usulan Investment Project Ready to Offer (IPRO) yang berasal dari 21 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Jumlah ini meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mengumpulkan 18 usulan dari 16 kabupaten/kota.

Setelah melalui verifikasi lapangan dan pendampingan teknis penyusunan IPRO bersama PT SMI, terpilih lima usulan proyek unggulan untuk dipresentasikan di hadapan Dewan Juri. Kelima proyek ini dinilai paling siap dari sisi kelayakan dan potensi dampak ekonominya.

Daftar 5 Proyek Unggulan yang Masuk Final SSIC 2026

Berikut kelima usulan proyek yang berhasil melaju ke babak final dan mendapatkan pendalaman dari Dewan Juri:

  • Kabupaten Jeneponto – Industri Pakan Ternak
  • Kabupaten Sidrap – Industri Tepung Beras
  • Kabupaten Sinjai – Industri Minyak Ikan Andalan
  • Kabupaten Toraja Utara – Perkebunan Kopi Arabika Specialty Terintegrasi
  • Kabupaten Barru – Industri Pengolahan Udang Terintegrasi berbasis Ekonomi Sirkular

Fokus pada Hilirisasi dan Nilai Tambah

Lima proyek yang masuk final mencerminkan potensi unggulan masing-masing daerah. Industri pakan ternak dari Jeneponto dan pengolahan udang dari Barru diarahkan untuk memperkuat sektor perikanan dan peternakan yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi pesisir.

Sementara itu, industri tepung beras dari Sidrap dan kopi arabika specialty dari Toraja Utara menyasar hilirisasi produk pertanian. Targetnya, komoditas mentah tidak lagi dijual dalam bentuk bahan baku, melainkan sudah memiliki nilai tambah sebelum dipasarkan.

Apa Langkah Selanjutnya Setelah Final SSIC?

Proyek yang dinyatakan lolos dalam final ini akan masuk dalam daftar IPRO resmi dan dipromosikan kepada calon investor, baik domestik maupun asing. Forum PINISI SULTAN akan terus mendampingi proses penyusunan dokumen hingga tahap penawaran investasi.

Program SSIC sendiri telah berjalan sejak 2021 dan menjadi salah satu instrumen utama Pemprov Sulsel dalam menarik minat investasi berkelanjutan. Dengan bertambahnya jumlah usulan IPRO tahun ini, optimisme peningkatan realisasi investasi di Sulawesi Selatan kian terbuka lebar.

Follow www.sulseldaily.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: makassar.terkini.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks