SULAWESI SELATAN — Pemberian vitamin A rutin dua kali setahun adalah salah satu cara paling efektif melindungi anak dari gangguan penglihatan dan memperkuat daya tahan tubuhnya. Di Kota Sorong, Papua Barat Daya, program ini tengah digencarkan lewat Bulan Vitamin A yang berlangsung sepanjang Agustus 2026.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong, Jemima Elisabeth Lobat, menyebut ada sekitar 24 ribu bayi dan balita yang menjadi sasaran program ini. Mereka tersebar di 117 posyandu yang tersedia di seluruh wilayah kota.
Mengapa Pemberian Vitamin A Ini Penting untuk Si Kecil?
Vitamin A bukan sekadar nutrisi biasa. Jemima menjelaskan, zat ini berperan krusial dalam menjaga kesehatan mata sekaligus mendukung proses pertumbuhan dan perkembangan anak secara keseluruhan. Kekurangan vitamin A bisa membuat anak lebih rentan terhadap infeksi, terutama yang menyerang saluran pernapasan dan pencernaan.
Kabar baiknya, program ini tidak hanya menyasar balita. Jemima menegaskan bahwa ibu nifas juga menjadi penerima manfaat sesuai dengan ketentuan program kesehatan yang berlaku. Semua layanan ini diberikan secara gratis di fasilitas kesehatan maupun posyandu.
Jadwal dan Cara Mendapatkan Vitamin A di Posyandu
Bagi para orang tua di Sorong, tidak perlu menunggu undangan khusus. Jemima mengajak seluruh masyarakat untuk aktif membawa buah hatinya ke posyandu atau puskesmas terdekat. Para kader posyandu, yang tersebar hingga ke lingkungan paling kecil, sudah memahami jadwal rutin ini.
"Kader-kader posyandu sudah tahu bahwa dalam satu tahun ada dua kali pemberian vitamin A, yaitu pada bulan Februari dan Agustus," ujar Jemima usai meninjau langsung pemberian vitamin A di Pulau Doom, Distrik Sorong Kepulauan, Senin (11/8).
Dengan melibatkan puskesmas, pustu, hingga kader, diharapkan tidak ada satu pun anak yang terlewat. Setiap puskesmas juga telah memiliki penanggung jawab khusus untuk program imunisasi serta kesehatan ibu dan anak yang mendukung kelancaran pemberian vitamin ini.
Peran Orang Tua Menentukan Keberhasilan Program
Meski target sudah jelas, hingga 10 Agustus 2026 cakupan pemberian vitamin A belum bisa dipastikan penuh. Pasalnya, pelaksanaan di 117 posyandu berlangsung bertahap dan belum semuanya berjalan.
Jemima menekankan, keberhasilan program kesehatan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan tenaga medis. Dibutuhkan komitmen nyata dari orang tua dan masyarakat untuk membawa anak-anak mereka ke posyandu sesuai jadwal.
"Harapan kami masyarakat yang ada di Kota Sorong ikut mendukung Dinas Kesehatan dengan membawa bayi dan balita yang ada di lingkungan masing-masing untuk mendapat vitamin A," katanya.
Membawa anak ke posyandu di bulan Agustus ini adalah langkah kecil dengan manfaat besar untuk masa depannya. Pastikan si kecil mendapatkan kapsul vitamin A-nya ya, Bu.