MAKASSAR — Sebanyak 19 Pengurus Kabupaten/Kota (Pengkab/Pengkot) Pertina dipastikan ambil bagian dalam Kejurprov Tinju Sulsel 2026 yang bertajuk South Sulawesi Boxing Championship (SSBC) Round IV. Kejuaraan ini akan berlangsung selama delapan hari, 19 hingga 26 Agustus 2026, di GOR Pemuda, Jalan AP Pettarani, Kota Makassar.
Partisipasi nyaris seluruh daerah di Sulsel ini menjadikan ajang tersebut salah satu kejuaraan tinju terbesar di provinsi dalam beberapa tahun terakhir. Selain memperebutkan prestasi, kompetisi ini menjadi tolok ukur kekuatan kontingen menjelang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Sulawesi Selatan 2026.
19 Kontingen Siap Bersaing, Wilayah Selatan Dominan
Berdasarkan data panitia, kontingen yang dipastikan hadir terbagi dalam dua wilayah. Wilayah selatan meliputi Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Sinjai, Gowa, Makassar, Sidrap, dan Kepulauan Selayar. Wilayah utara diisi Maros, Pangkep, Barru, Parepare, Pinrang, Tana Toraja, Toraja Utara, Palopo, Luwu Timur, dan Wajo.
Ketua panitia telah membuka koordinasi pendaftaran melalui koordinator wilayah. Aan Adyaksa ditunjuk untuk wilayah selatan dan Ian untuk wilayah utara, guna memastikan proses administrasi dan teknis pertandingan berjalan lancar.
20 Kelas Dipertandingkan, 9 Kategori Khusus Putri
Panitia mempertandingkan total 20 kelas yang terbagi dalam 11 kelas putra dan 9 kelas putri. Untuk putra, kelas yang dipertandingkan mulai dari 45–48 kg hingga kelas berat 80–86 kg. Sementara kategori putri membuka kelas 45–48 kg sampai 66–70 kg.
Banyaknya kelas yang dibuka membuat kejuaraan ini menjadi panggung bagi petinju dari berbagai kategori umur dan berat badan untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Evaluasi Teknik dan Mental Sebelum PORPROV
Sekretaris Umum Pertina Sulawesi Selatan, Sri Syahrir, menegaskan kejuaraan ini merupakan program resmi organisasi sebagai bagian dari persiapan menghadapi PORPROV serta sejumlah kejuaraan nasional dan regional akhir tahun 2026.
“Kejurprov ini memang kami programkan sebagai bagian dari persiapan menghadapi PORPROV dan beberapa kejuaraan lainnya. Kami berharap seluruh Pengkab dan Pengkot Pertina di Sulawesi Selatan dapat berpartisipasi sehingga kesiapan atlet dapat terlihat sebelum memasuki pertandingan sesungguhnya,” ujar Sri Syahrir dalam keterangannya, Jumat (31/7/2026).
Ia menambahkan, pertandingan ini bukan sekadar ajang perebutan prestasi, tetapi momentum mengukur perkembangan teknik, kondisi fisik, taktik, hingga mental bertanding para atlet.
“Melalui kejuaraan ini, pelatih dapat melakukan evaluasi secara menyeluruh sehingga program pembinaan yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan atlet sebelum tampil di PORPROV,” tambahnya.
Target Lahirkan Petinju Potensial untuk Level Nasional
Pertina Sulsel optimistis SSBC Round IV akan melahirkan atlet-atlet potensial yang siap bersaing di PORPROV maupun kejuaraan tingkat nasional. Ajang ini juga diharapkan memperkuat sinergi antar-Pengkab/Pengkot dalam membangun sistem pembinaan atlet berkelanjutan.
Dengan persiapan yang matang dan partisipasi hampir seluruh daerah, Kejurprov Tinju Sulsel 2026 diproyeksikan menjadi ajang pemanasan paling krusial bagi para petinju muda sebelum memasuki agenda olahraga terbesar di tingkat provinsi.