MAKASSAR — Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar resmi menggandeng sejumlah mitra strategis untuk menyelenggarakan Ewa-Ko Fest 2026, sebuah festival edukasi wirausaha yang dirancang sebagai ruang temu antara pemerintah, pelaku UMKM, perbankan, dan komunitas. Kepala Diskop UKM Makassar, Arlin Ariesta, Jumat (13/6), menyebut kegiatan ini sebagai langkah konkret membangun ekosistem kewirausahaan yang terintegrasi di kawasan timur Indonesia.
Salah satu mitra utama yang dilibatkan adalah Bank Sulselbar. Lembaga keuangan ini akan memfasilitasi pelaku UMKM untuk mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR) selama festival berlangsung. “Keterlibatan perbankan menjadi kunci untuk memudahkan pelaku usaha mikro mendapatkan bantuan permodalan,” ujar Arlin.
Menurutnya, Makassar sebagai pusat pergerakan ekonomi di Indonesia timur memiliki potensi besar melahirkan wirausaha baru. Momentum Hari Kewirausahaan dan UMKM Nasional setiap Juni dimanfaatkan Pemkot untuk menghadirkan festival ini sebagai katalis pertumbuhan.
Ewa-Ko Fest 2026 tidak sekadar pameran produk. Diskop UKM Makassar merancang beragam kegiatan, antara lain talkshow, seminar bisnis, workshop, expo UMKM, aktivasi komunitas, kompetisi kewirausahaan, hingga hiburan masyarakat. “Kegiatan ini bertujuan meningkatkan edukasi dan literasi bisnis, menumbuhkan semangat pemberdayaan, serta mendorong inovasi berkelanjutan,” terang Arlin.
Festival ini juga menjadi ajang bagi pelaku UMKM untuk memperluas jaringan dan bertukar ide dengan pemangku kepentingan lain. Arlin menambahkan, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan media diharapkan mampu mendorong produk lokal Makassar bersaing di tingkat nasional maupun global.
Sejumlah organisasi dan komunitas turut bergabung sebagai mitra strategis. Di antaranya Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI) Korwil Sulsel, Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Makassar, HIPMI Kota Makassar, HIPMI PT UNM, Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia Sulampapua, Muraya Studio, dan PT Bumi Raya. “Kehadiran berbagai komunitas ini menjadi kekuatan utama dalam membangun jejaring kewirausahaan yang inklusif dan kolaboratif,” kata Arlin.
Melalui festival ini, Pemkot Makassar berharap tercipta ekosistem yang saling mendukung antara pelaku usaha, lembaga keuangan, dan inkubator bisnis. Ewa-Ko Fest 2026 menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor bukan sekadar wacana, melainkan langkah strategis yang mulai dijalankan.