Pencarian

UIN Alauddin Terpadu Data Kampus via Aplikasi Pustipedia

Kamis, 07 Mei 2026 • 17:40:07 WIB
UIN Alauddin Terpadu Data Kampus via Aplikasi Pustipedia
UIN Alauddin Makassar meluncurkan aplikasi Pustipedia untuk integrasi data kampus secara digital.

MAKASSAR — Pengelolaan data kampus yang belum terintegrasi selama ini membuat UIN Alauddin Makassar kehilangan peluang akreditasi yang lebih baik. Data tentang jumlah dosen, capaian hibah penelitian, dan informasi akademik lainnya tersebar di berbagai sistem, menyulitkan dokumentasi indikator kinerja universitas secara menyeluruh.

Masalah itu mendorong universitas mengembangkan ekosistem digital terpadu bernama Pustipedia. Sistem ini menghubungkan data dari aplikasi yang sudah berjalan, seperti SIAKAD (sistem akademik), dengan data baru yang ditangkap langsung melalui aplikasi mobile Pustipedia.

Data Lengkap, Tapi Terserak di Mana-Mana

Wakil Rektor Bidang Akademik Kamaluddin Abunawas mengatakan informasi kampus sebenarnya sudah ada dalam jumlah cukup. "Selama ini data kita sebenarnya lengkap. Namun persoalannya, data tersebut masih tersebar di berbagai unit. Inilah yang akan kita kumpulkan dalam satu sistem bank data," ujarnya saat pengimputan data berlangsung 4–12 Mei 2026.

Perbedaan data antar-sumber menjadi hambatan nyata. Dosen yang terdata di suatu unit mungkin berbeda dengan catatan unit lain. Capaian penelitian dan pengabdian belum terdokumentasi maksimal. Akibatnya, saat universitas mengajukan akreditasi ke badan eksternal, indikator kinerja tidak terbaca optimal, memengaruhi peringkat institusi.

Bagaimana Sistem Pustipedia Bekerja?

Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data UIN Alauddin Makassar Asep Indra Syahyadi menjelaskan bahwa tim sedang membangun "alur data yang jelas" sehingga informasi mengalir otomatis dari berbagai sumber. "Kami akan membangun sistem yang memungkinkan data mengalir secara terintegrasi. Koordinator nantinya berperan menyalurkan data-data yang belum terekam ke dalam sistem," katanya.

Sistem ini mengintegrasikan dua alur sekaligus. Pertama, data dari SIAKAD dan aplikasi kampus lainnya terhubung otomatis tanpa intervensi manual. Kedua, data spesifik yang belum terdokumentasi diinput melalui aplikasi Pustipedia oleh masing-masing koordinator unit menggunakan akun kinerja mereka.

Dashboard Real-Time untuk Pimpinan

Ke depan, seluruh data akan ditampilkan dalam bentuk dashboard interaktif yang dapat dipantau oleh pimpinan universitas. Rektor atau wakil rektor dapat langsung melihat jumlah mahasiswa terkini, komposisi dosen, progress proyek penelitian—tanpa menunggu laporan manual yang memakan waktu.

Manfaatnya meluas ke seluruh unit. "Ketika data dibutuhkan, tidak perlu lagi mencari berkas secara manual. Cukup dengan memastikan data selalu diperbarui dalam sistem, maka informasi dapat langsung diakses kapan saja," kata Asep Indra. Efisiensi administratif meningkat, kesalahan input berkurang, dan transparansi informasi kampus terjaga.

--- KATA KUNCI PENTING: UIN Alauddin Makassar | Pustipedia | bank data terintegrasi | sistem informasi kampus | dashboard akademik | akreditasi universitas

Bagikan
Sumber: makassar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks