Pencarian

Mahasiswa UM Palopo Edukasi Warga Luwu Timur Waspada Penipuan Phising

Minggu, 03 Mei 2026 • 00:19:11 WIB
Mahasiswa UM Palopo Edukasi Warga Luwu Timur Waspada Penipuan Phising
Mahasiswa UM Palopo sosialisasikan pencegahan penipuan phising di Desa Kalpataru, Luwu Timur.

LUWU TIMUR — Kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Muhammadiyah Palopo melaksanakan sosialisasi keamanan digital bagi penduduk Desa Kalpataru, Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur. Agenda yang berlangsung pada Kamis (30/4/2026) ini berfokus pada pencegahan kejahatan phising yang kian mengancam pengguna gawai di wilayah perdesaan.

Edukasi tersebut digelar di Balai Desa Kalpataru dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat. Para mahasiswa memaparkan risiko kebocoran data pribadi yang sering kali bermula dari ketidaktahuan warga saat mengakses tautan mencurigakan di media sosial maupun aplikasi pesan singkat.

Sinergi Mahasiswa dan Polsek Tomoni Tekan Kejahatan Siber

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN-T UM Palopo berkolaborasi dengan Kepolisian Sektor (Polsek) Tomoni. Kehadiran aparat kepolisian bertujuan memberikan perspektif hukum serta mengenali modus operandi terbaru yang digunakan pelaku penipuan digital untuk menguras saldo rekening atau mengambil alih akun media sosial korban.

Materi seminar menekankan pada dua sisi perkembangan teknologi. Di satu sisi, digitalisasi memberikan kemudahan akses informasi dan ekonomi. Namun, di sisi lain, terdapat ancaman nyata yang dapat merugikan masyarakat secara finansial jika tidak dibarengi dengan kecerdasan dalam menyaring informasi.

Masyarakat setempat diajarkan cara membedakan pesan resmi dengan pesan palsu yang mengandung unsur penipuan. Langkah praktis seperti mengaktifkan verifikasi dua langkah dan tidak sembarangan memberikan kode OTP menjadi poin utama dalam simulasi keamanan yang diberikan.

Kades Kalpataru Tekankan Pentingnya Menjaga Privasi Data

Kepala Desa Kalpataru, Sampe Tunggala, S.AN., memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif mahasiswa ini. Menurutnya, pemahaman mengenai dunia digital sangat mendesak bagi warganya, mengingat penggunaan telepon pintar sudah menjangkau hampir seluruh lapisan umur di desa tersebut.

"Kami menyambut baik dan sangat mengapresiasi inisiatif yang telah dilaksanakan oleh mahasiswa KKN-T. Kegiatan ini sangat relevan dengan kondisi zaman sekarang. Harapan kami, ilmu dan pengetahuan yang telah disampaikan dapat memberikan dampak positif bagi seluruh warga, serta semakin meningkatkan kesadaran kita bersama akan pentingnya menjaga privasi dan keamanan data di era serba digital ini," ujar Sampe Tunggala.

Pihak desa berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut agar warga tidak lagi menjadi sasaran empuk para pelaku kejahatan siber. Kesadaran kolektif untuk saling mengingatkan antarwarga mengenai bahaya link asing diharapkan mulai terbentuk setelah seminar ini usai.

Strategi Mahasiswa UM Palopo Tingkatkan Literasi Siber

Koordinator KKN-T Universitas Muhammadiyah Palopo, Muh. Ramadhan Septa P., menjelaskan bahwa seminar ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat benteng pertahanan digital masyarakat desa. Ia menilai kerentanan terhadap phising sering terjadi karena kurangnya literasi mengenai cara kerja sistem digital.

"Kami ingin menyadarkan sepenuhnya kepada masyarakat bahwa kemajuan teknologi bukan hanya membawa kemudahan, namun juga menyimpan risiko yang bisa menjadi ancaman bagi siapa saja tanpa memandang usia atau latar belakang. Oleh karena itu, seminar ini kami hadirkan sebagai solusi edukatif agar masyarakat lebih sigap dalam menghadapi tantangan zaman," jelas Ramadhan.

Program pengabdian ini menjadi bukti nyata kontribusi akademisi dalam menjawab persoalan yang ada di lapangan. Melalui transfer pengetahuan ini, mahasiswa berharap warga Desa Kalpataru memiliki bekal praktis untuk beraktivitas di dunia digital dengan lebih aman dan bertanggung jawab.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab antara warga, mahasiswa, dan pihak kepolisian mengenai kasus-kasus penipuan yang pernah dialami masyarakat. Sosialisasi ini diharapkan menjadi pemantik bagi program literasi digital yang lebih masif di wilayah Luwu Timur.

Bagikan
Sumber: eksposindo.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks