MAROS — Kontingen renang Kabupaten Maros memberangkatkan 11 atlet hasil seleksi dan pembinaan menuju arena Porprov di Kabupaten Wajo. Wakil Bupati Maros Muetazim melepas langsung rombongan tersebut dalam seremoni yang turut dihadiri pengurus cabang olahraga renang.
Muetazim meminta para atlet menjaga kondisi fisik selama pertandingan. Ia juga menekankan pentingnya sportivitas dan semangat pantang menyerah di setiap nomor yang dipertandingkan.
Dukungan pemerintah daerah tersebut diharapkan menambah motivasi para perenang untuk tampil maksimal dan mengharumkan nama Maros di tingkat provinsi.
Rombongan Maros tidak hanya berisi atlet. Kontingen diperkuat tiga pelatih serta dua manajer dan ofisial yang bertugas mengawal kesiapan atlet, menyusun strategi pertandingan, dan memastikan kebutuhan teknis selama kejuaraan terpenuhi.
Ketua Cabang Olahraga Renang Kabupaten Maros Suhartini mendampingi pelepasan kontingen. Kehadiran jajaran pengurus menjadi bentuk dukungan organisasi terhadap kesiapan atlet menghadapi kompetisi.
Maros membidik tiga medali emas dari sejumlah nomor andalan yang diikuti. Suhartini menyebut target tersebut hanya bisa dicapai lewat kerja keras seluruh tim.
"Insyaallah, semoga target 3 medali emas ini bisa terwujud dengan kerja keras dan doa kita bersama. Aamiin," tegas Suhartini.
Keyakinan itu bertumpu pada hasil seleksi dan pembinaan yang dilakukan sebelumnya. Sebelas atlet yang dikirim diproyeksikan mampu bersaing memperebutkan medali melawan perenang terbaik dari berbagai kabupaten dan kota.
Seluruh nomor renang Porprov dipusatkan di Kolam Renang Attakae, Kabupaten Wajo. Arena itu akan menjadi tempat berkumpulnya perenang dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan untuk memperebutkan medali sekaligus mengukir prestasi bagi daerah masing-masing.
Dengan kekuatan 11 atlet, tiga pelatih, serta dua manajer dan ofisial, kontingen renang Maros diharapkan memenuhi target yang telah dicanangkan. Pelepasan oleh Wakil Bupati menjadi penanda dukungan penuh pemerintah daerah terhadap perjuangan atlet di ajang olahraga tingkat provinsi.