Kebakaran di Mamajang Hanguskan 19 Rumah, 29 KK Terdampak dan Terima Bantuan Sembako dari Bosowa Peduli

Penulis: Fauzan Arifin  •  Kamis, 03 September 2026 | 20:07:01 WIB
Kebakaran di Mamajang menghanguskan 19 rumah dan menyebabkan 29 kepala keluarga terdampak, dengan 17 rumah mengalami kerusakan berat.

MAKASSAR — Ratusan warga yang rumahnya ludes dilalap si jago merah itu kini terpaksa mengungsi dan bergantung pada posko pengungsian. Tim kemanusiaan Bosowa Peduli merespons dengan menyalurkan paket sembako secara langsung di lokasi bencana untuk mendukung operasional dapur umum.

17 Rumah Rusak Berat, Warga Kehilangan Harta Benda

Peristiwa itu tidak hanya merenggut tempat tinggal, tetapi juga seluruh harta benda yang tidak sempat diselamatkan. Pendataan di wilayah setempat mencatat 17 rumah mengalami kerusakan berat, sementara dua rumah lainnya hanya rusak ringan.

Dengan kondisi tersebut, aktivitas ekonomi dan kehidupan sehari-hari puluhan keluarga lumpuh seketika. Mereka selama masa tanggap darurat ini mengandalkan bantuan dari berbagai pihak untuk memenuhi kebutuhan pangan harian.

Bantuan Sembako Diserahkan untuk Operasional Dapur Umum

Bosowa Peduli menyerahkan bantuan logistik tersebut kepada Posko Umum setempat. Penyerahan dilakukan langsung oleh tim kemanusiaan di tengah lokasi kebakaran, memastikan distribusi berjalan cepat dan tepat sasaran.

Perwakilan Bosowa Peduli menyebut langkah ini sebagai wujud komitmen perusahaan untuk hadir mendampingi masyarakat yang tengah menghadapi musibah. Bantuan pangan dinilai menjadi kebutuhan paling mendesak bagi para pengungsi.

Ajak Kolaborasi untuk Meringankan Beban Korban

Selain menyalurkan bantuan, tim kemanusiaan ini turut mengajak berbagai elemen masyarakat untuk berkolaborasi. Dukungan dari lintas pihak dinilai penting agar warga terdampak bisa segera bangkit dan memulai kembali kehidupan mereka setelah bencana.

"Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama membantu saudara-saudara kita yang terdampak. Dukungan sekecil apa pun akan sangat berarti bagi mereka dalam melewati masa sulit ini," tuturnya saat ditemui di lokasi pengungsian.

Reporter: Fauzan Arifin
Sumber: harian.news This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top