Yamaha WR155 Modifikasi Karhutla Sumsel: 100 Unit Motor Trail Kiriman Prabowo

Penulis: Jauhari Lubis  •  Minggu, 30 Agustus 2026 | 00:53:01 WIB
BPBD Sumatera Selatan menerima 100 unit motor trail Yamaha WR155 modifikasi untuk operasi pemadaman karhutla.

SULAWESI SELATANBPBD Sumatera Selatan mengkonfirmasi penerimaan 100 unit motor trail Yamaha WR155 yang telah melalui proses modifikasi berat untuk operasi pemadaman karhutla. Kendaraan ini dirancang untuk mengatasi keterbatasan akses kendaraan pemadam berukuran besar di area perkebunan dan lahan gambut yang menjadi langganan titik api setiap musim kemarau.

Keputusan pengadaan ganda ini diambil langsung oleh Prabowo setelah Gubernur Herman Deru menyampaikan data lahan terbakar yang mencapai 1.900 hektare sepanjang Januari hingga Juli 2026. Angka tersebut menjadi dasar evaluasi kebutuhan armada pemadam di lapangan, bukan sekadar permintaan administratif.

Pompa Portable Bertekanan 25 Bar Bawaan Motor Trail

Modifikasi yang dilakukan bukan sekadar menambah box samping atau top box. Fokus utama ada pada integrasi sistem pemadaman yang terdiri dari pompa 2 tak dengan kapasitas 120 liter per menit dan tekanan maksimal 25 bar. Selang hisap fleksibel sepanjang 5 meter dengan diameter 1,5 inch dipasang untuk menarik air dari sumber terdekat seperti kanal atau parit di area gambut.

Rangka dan penguat tambahan dipasang untuk menopang beban perlengkapan saat melintasi medan tidak rata. Ban dual purpose menjadi standar untuk memastikan traksi di lumpur dan tanah kebun. Reflektor tambahan dan livery operasional dipasang untuk visibilitas petugas saat operasi malam hari.

Mesin 155cc VVA dengan Ground Clearance 245 mm

Yamaha WR155 yang menjadi basis kendaraan ini mengusung mesin 4 langkah SOHC 4 katup dengan teknologi VVA (Variable Valve Actuation). Tenaga puncaknya mencapai 12,3 kW di 10.000 rpm dengan torsi 14,3 Nm di 6.500 rpm. Transmisi manual 6 percepatan memberi kontrol putaran mesin yang dibutuhkan saat melewati tanjakan atau parit.

Ground clearance 245 mm dan jarak sumbu roda 1.430 mm menjadi kombinasi yang memungkinkan motor melewati bekas roda truk dan akar pohon. Sistem pendingin liquid cooled dipilih karena operasi pemadaman sering berlangsung berjam-jam di bawah terik matahari. Berat kering 134 kg masih tergolong ringan untuk ukuran motor trail 155cc, membantu petugas saat harus mendorong motor di lumpur dalam.

Kapasitas Tangki 8,1 Liter dan Jangkauan Operasional

Tangki bahan bakar berkapasitas 8,1 liter menjadi catatan penting untuk operasi lapangan. Dengan medan off-road yang berat, konsumsi bahan bakar cenderung lebih tinggi dibanding pemakaian di jalan aspal. Petugas perlu menghitung jarak tempuh menuju titik api dan kembali ke posko untuk mengisi ulang.

Tinggi jok 880 mm juga perlu diperhatikan. Postur tubuh petugas yang akan ditugaskan mengendarai motor ini harus dipertimbangkan, terutama saat membawa beban tambahan berupa pompa dan selang. Namun, posisi berkendara trail yang tegak membantu mengurangi kelelahan saat operasi berlangsung lama.

Pengiriman 100 unit motor trail ini menegaskan perubahan strategi penanganan karhutla yang lebih mengandalkan mobilitas cepat dibanding menunggu armada besar tiba di lokasi. Dengan kemampuan membawa alat pemadam sendiri, petugas diharapkan bisa melakukan penanganan awal sebelum api meluas ke area yang lebih besar.

Reporter: Jauhari Lubis
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top