RANTEPAO — Gerakan 'Langit Biru Indonesia Asri' yang dicanangkan Partai Demokrat secara nasional mulai menyentuh akar rumput di Toraja Utara. DPC Partai Demokrat setempat menerjemahkan program tersebut bukan sekadar slogan lingkungan, melainkan aksi gotong royong yang menyasar langsung fasilitas publik dan tempat ibadah warga.
Renovasi Gereja Toraja Jemaat Tandialo menjadi titik awal rangkaian kegiatan yang direncanakan berlangsung rutin setiap hari Jumat. Inisiatif ini berbarengan dengan perayaan hari jadi partai yang ke-25.
Anggota DPRD Toraja Utara dari Fraksi Demokrat, Prianto Soma, ST, menegaskan bahwa kehadiran kader partai harus diukur dari manfaat yang dirasakan masyarakat, bukan dari agenda seremonial semata.
“Program Langit Biru ini merupakan salah satu program nasional. Kami selaku kader memberikan dukungan penuh,” kata Prianto di lokasi kegiatan, Jumat pagi.
Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan tidak cukup berhenti pada slogan. Kader partai harus hadir melalui kerja nyata, termasuk membantu memperbaiki fasilitas umum dan tempat ibadah.
“Kami mendukung visi pemerintah untuk menciptakan lingkungan yang ASRI, yakni aman, sehat, resik, dan indah. Sekaligus merayakan ulang tahun partai dengan aksi sosial yang bermanfaat bagi warga,” ujarnya.
Prianto memaparkan, Gerakan Langit Biru Indonesia Asri merupakan aksi nasional yang mendorong keterlibatan kader dan masyarakat dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan. Fokus kegiatannya mencakup beberapa aksi konkret.
Prianto menegaskan bahwa kegiatan ini tidak akan berhenti pada satu kali pelaksanaan. Pihaknya berkomitmen menggelar aksi serupa secara rutin setiap pekan dengan melibatkan kader partai dan masyarakat luas.
“Kegiatan ini rutin diadakan setiap hari Jumat bersama para kader dan masyarakat luas. Harapannya, program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekaligus menjadi bentuk pelayanan sosial dan kepedulian terhadap sesama,” pungkasnya.