Kebakaran Lahan Kosong 5.000 Meter Persegi di Tallasa City Makassar Hanguskan Semak, Damkarmat Terus Pantau Titik Api

Penulis: Ikhsan Maulana  •  Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:02:31 WIB
Petugas Damkarmat Makassar memadamkan api yang membakar lahan kosong seluas 5.000 meter persegi di Tallasa City, Makassar, Selasa (tanggal).

MAKASSAR — Kepala Dinas Damkarmat Makassar, Fadli Wellang, menyatakan api berhasil dikuasai sekitar pukul 20.30 WITA, atau kurang dari dua jam setelah laporan pertama diterima. Material berupa rumput kering membuat api cepat membesar dan sempat terlihat tinggi, sehingga memicu kepanikan warga yang melihatnya dari kejauhan.

"Apinya cepat karena material berupa rumput kering, pas tinggi, makanya terlihat heboh di video. Tapi penanganannya cepat dan sekarang sudah padam. Tapi kami pantau terus," kata Fadli di Makassar, Selasa.

14 Personel Dikerahkan, Lokasi Milik PT Parangloe Indah

Untuk memadamkan kobaran api, Damkarmat Makassar menurunkan 14 personel yang terdiri atas 10 orang pemadam kebakaran dan empat orang rescue. Seluruh armada dan personel baru meninggalkan lokasi sekitar pukul 20.40 WITA setelah memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Lahan kosong yang terbakar diketahui merupakan aset milik PT Parangloe Indah. Beruntung, area yang terbakar hanya terbatas pada ilalang dan semak-semak, tidak meluas ke bangunan atau permukiman warga di sekitar Tallasa City.

Mengapa Warga Sempat Heboh?

Fadli menjelaskan, kobaran api sempat terlihat besar karena lokasi kejadian tidak memiliki penerangan yang cukup. Kondisi malam hari membuat lidah api dan kepulan asap lebih jelas terlihat dari kejauhan, sehingga banyak warga yang merekam dan menyebarkan video ke media sosial.

"Saya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 18.35 WITA, segera kami kerahkan tiga armada ke lokasi. Yang terbakar adalah rumput dan semak-semak di lahan kosong seluas kurang lebih 5.000 meter persegi," ujarnya.

Penanganan Lanjutan dan Koordinasi

Setelah api berhasil dikendalikan, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi. Mereka melakukan penanganan lanjutan untuk memastikan kondisi area aman, termasuk memeriksa kemungkinan adanya bara api yang masih tersisa di bawah tumpukan abu.

"Penanganannya cepat, karena lahan kosong dan tidak ada kendala yang cukup berarti. Setelah api dikuasai, petugas melakukan penanganan lanjutan untuk memastikan tidak ada titik api yang dapat kembali memicu kebakaran," ucap Fadli.

Pihak Damkarmat Makassar juga tetap berkoordinasi dengan kelurahan dan kecamatan setempat untuk melakukan pemantauan berkala di bekas lokasi kebakaran. Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi terhadap potensi munculnya kembali titik api, mengingat kondisi rumput kering yang mudah terbakar di musim kemarau.

Reporter: Ikhsan Maulana
Sumber: makassar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top