Google Maps Error Lagi, Data Kemacetan Tak Muncul di Android Auto

Penulis: Ginanjar Raharjo  •  Selasa, 25 Agustus 2026 | 01:08:01 WIB
Gangguan data lalu lintas Google Maps dilaporkan kembali terjadi pada pengguna Android Auto dalam dua pekan terakhir.

SULAWESI SELATAN — Masalah data lalu lintas di Google Maps kembali mencuat. Setelah sempat diperbaiki pada akhir Juli, sejumlah pengguna melaporkan gangguan serupa terjadi lagi dalam beberapa pekan terakhir, dengan keluhan paling banyak berasal dari pengguna Android Auto.

Fitur yang Terdampak dan Cara Kerjanya

Google Maps biasanya menampilkan garis berwarna pada rute untuk menunjukkan kondisi arus lalu lintas. Warna hijau atau biru menandakan lalu lintas lancar, kuning berarti mulai melambat, dan merah mengindikasikan kemacetan parah atau kendaraan berhenti. Informasi ini penting bagi pengemudi untuk memilih rute tercepat.

Berdasarkan laporan yang dihimpun selama dua pekan terakhir, gangguan tampaknya memengaruhi tampilan default pada mode navigasi di Android Auto. Beberapa pengaturan peta tertentu masih bisa menampilkan data kemacetan, tetapi tampilan utama tidak memperbarui informasi tersebut.

Kapan Masalah Ini Mulai Terjadi?

Laporan pertama soal gangguan ini muncul sekitar dua pekan lalu dan meningkat dalam beberapa hari terakhir. Pola ini mirip dengan kejadian di bulan Juli ketika banyak pengguna mengeluhkan hal serupa, baik di aplikasi ponsel maupun Android Auto.

Google sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait gangguan gelombang terbaru ini. Namun, sebagian pengguna mengklaim bahwa mencopot pembaruan (update) Google Maps dapat mengatasi masalah tersebut untuk sementara waktu.

Apa yang Bisa Dilakukan Pengguna?

Bagi pengguna yang terdampak, solusi sementara yang paling banyak direkomendasikan adalah menghapus pembaruan aplikasi Google Maps ke versi pabrikan. Langkah ini memang bisa mengembalikan fungsi data lalu lintas, tetapi konsekuensinya fitur terbaru lain ikut hilang.

Alternatif lain, pengguna bisa memeriksa pengaturan lapisan peta (map layers) untuk memastikan opsi traffic masih aktif. Meski demikian, cara ini tidak menjamin data kemacetan akan kembali muncul di tampilan utama navigasi.

Menunggu pembaruan resmi dari Google tampaknya menjadi pilihan paling realistis, mengingat pola gangguan yang sama pernah terjadi dan berhasil diperbaiki pada akhir Juli lalu.

Reporter: Ginanjar Raharjo
Sumber: 9to5google.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top