Festival Danau Tempe 2026 Resmi Dijadwalkan September, Usung Tema 'Pulang Membawa Semangat ke Tanah Wajo'

Penulis: Jauhari Lubis  •  Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:07:01 WIB
Panitia resmi menetapkan Festival Danau Tempe 2026 digelar pada September dengan tema 'Pulang Membawa Semangat ke Tanah Wajo'.

SENGKANG — Kepastian jadwal Festival Danau Tempe 2026 menjadi angin segar bagi pelaku usaha dan pegiat budaya di Kabupaten Wajo. Dalam audiensi yang digelar di Rumah Jabatan Bupati di Jalan Veteran, Sengkang, panitia telah mematangkan sejumlah agenda utama, termasuk tanggal pelaksanaan dan titik pusat festival.

Ketua Panitia, Haji Syarif, mengungkapkan bahwa audiensi dengan Bupati Wajo merupakan langkah awal setelah struktur kepanitiaan resmi terbentuk. Ia menambahkan, respons positif dari kepala daerah menjadi modal penting untuk menyukseskan even yang masuk kalender tahunan tersebut.

Makna Filosofis di Balik Tema "Falisu Sumangena Tanah Wajo"

Tema yang diusung tahun ini bukan sekadar rangkaian kata. Syarif menjelaskan, dalam bahasa dan konteks budaya Bugis, "Falisu" berarti kembali atau pulang, "Sumangena" bermakna semangat, jiwa, atau roh, dan "Tanah Wajo" adalah kampung halaman.

Secara filosofis, tema ini dimaknai sebagai "Kembalinya Semangat ke Tanah Wajo" atau dalam bahasa yang lebih emosional, "Pulang Membawa Semangat, Kembali Menghidupkan Tanah Wajo". Tema ini diharapkan mampu membangkitkan partisipasi seluruh elemen masyarakat, termasuk perantau.

Rangkaian Agenda: dari Festival UMKM hingga Pemilihan Anadara

Panitia telah menyiapkan beragam kegiatan yang menyentuh sektor budaya dan ekonomi kerakyatan. Beberapa agenda yang dipastikan hadir antara lain festival UMKM, pameran pusaka, lomba perahu hias, serta kegiatan keagamaan Wajo Bersalawat.

Salah satu yang dinanti adalah pemilihan Anadara Kallolono Wajo, ajang yang kerap menjadi magnet tersendiri bagi generasi muda. Rangkaian acara ini diinisiasi oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Wajo, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIMPI) Wajo, dan Karang Taruna Wajo.

Dukungan KADIN dan Pemerintah Daerah

Ketua KADIN Wajo, Darmawan Sanusi, mengapresiasi langkah panitia dan menegaskan dukungannya terhadap pelaksanaan festival. Menurutnya, kolaborasi antara organisasi, pelaku usaha, pemerintah, dan elemen masyarakat merupakan kunci sukses sebuah even berskala besar.

“Semoga festival ini tidak hanya sekadar hiburan melainkan wadah memperkenalkan budaya dan sejarah Wajo kepada masyarakat secara luas,” ungkap Darmawan dalam keterangan terpisah.

Senada dengan itu, Bupati Wajo Andi Rosman menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh agenda budaya dan ekonomi ini. Ia menilai Festival Danau Tempe menjadi ajang strategis untuk memperkenalkan potensi daerah.

“Kita ketahui Festival Danau Tempe menjadi salah satu ajang memperkenalkan potensi, budaya dan apa yang dimiliki daerah. Kami siap mendukung dan tentunya sinergi semua pihak yang kami inginkan,” tandasnya.

Reporter: Jauhari Lubis
Sumber: upeks.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top