MAKASSAR — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Sulawesi Selatan pada Sabtu (22/8/2026). Sebagian besar daerah diprediksi cerah, namun potensi hujan ringan dan kabut tetap membayangi sejumlah kabupaten, khususnya di kawasan dataran tinggi dan utara Sulsel.
BMKG mencatat suhu minimum 12 derajat Celsius bakal menyentuh Luwu Utara, sementara suhu maksimum 35 derajat Celsius berpotensi terjadi di Takalar. Tingkat kelembapan udara pun bervariasi, mulai dari 34 persen di Parepare hingga 99 persen di Luwu Utara dan Toraja Utara.
Untuk kawasan perkotaan, Makassar, Parepare, dan Palopo diprediksi cerah. Makassar diperkirakan bersuhu 23–33 derajat Celsius dengan kelembapan 42–69 persen. Parepare menyusul dengan suhu serupa, 22–33 derajat Celsius, dan tingkat kelembapan paling rendah di Sulsel, yakni 34–79 persen.
Sementara itu, Palopo menjadi kota dengan suhu paling sejuk di antara tiga kota besar tersebut, berkisar 20–28 derajat Celsius dengan kelembapan 68–95 persen. Kondisi ini cukup ideal untuk aktivitas luar ruangan, namun warga tetap diminta memperhatikan perubahan cuaca mendadak.
Tidak semua daerah bernasib sama. BMKG memprakirakan hujan ringan bakal turun di Tana Toraja dan Luwu Utara. Suhu di Tana Toraja diprediksi 16–28 derajat Celsius dengan kelembapan ekstrem hingga 98 persen, sedangkan Luwu Utara menjadi wilayah terdingin dengan suhu 12–22 derajat Celsius dan kelembapan 79–99 persen.
Fenomena udara kabur diperkirakan menyelimuti Enrekang dan Luwu. Enrekang diprediksi bersuhu 17–26 derajat Celsius dengan kelembapan sangat tinggi, 80–96 persen. Sementara Toraja Utara berpotensi mengalami kabut atau asap dengan suhu 13–24 derajat Celsius.
Berikut rincian prakiraan cuaca BMKG untuk seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Selatan pada Sabtu, 22 Agustus 2026:
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap memantau perkembangan informasi cuaca terkini sebelum beraktivitas di luar ruangan. Informasi potensi cuaca ekstrem diperbarui secara berkala melalui kanal resmi BMKG.