MAKASSAR — Warga Kampung Romang Tangayya di Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, akhirnya bisa bernapas lega. Jalan yang selama puluhan tahun membuat mereka merasa terisolasi kini tengah dibangun ulang menggunakan konstruksi beton oleh Pemerintah Kota Makassar.
Proyek sepanjang 1 kilometer dengan lebar 4 meter ini membentang di kawasan perbatasan Kota Makassar dan Kabupaten Gowa. Sebelumnya, ruas jalan tersebut hanya berupa tanah yang kerap berlumpur dan sulit dilalui kendaraan, terutama saat musim hujan tiba.
Kondisi jalan yang terjal dan sering terputus akibat banjir membuat mobilitas warga Romang Tangayya sangat terbatas. Mereka harus memutar jauh untuk bisa keluar dari kampungnya, sebuah beban yang sudah dirasakan selama bertahun-tahun.
Pembangunan ini dinilai menjadi titik balik bagi kawasan yang selama ini seakan terlupakan. Kepala Dinas PU Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, menyatakan proyek ini bertujuan membuka akses langsung bagi masyarakat agar tidak lagi kesulitan dalam beraktivitas sehari-hari.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meninjau langsung progres pembangunan di lokasi pada Kamis lalu. Ia menyempatkan diri bertemu dengan warga setempat untuk mendengar keluhan mereka secara langsung.
"Saya meninjau langsung pembangunan jalan di Romang Tangayya ini. Saya juga bertemu warga, kita harapkan akses jalan segera selesai bulan depan," ujar Munafri di Makassar, Kamis.
Rekonstruksi jalan dilakukan dengan mengubah permukaan tanah menjadi rabat beton. Langkah ini dipilih agar akses lebih tahan lama dan tidak mudah rusak saat diguyur hujan deras yang kerap melanda wilayah perbatasan.
Dengan adanya jalan beton ini, aktivitas ekonomi dan sosial warga diharapkan meningkat. Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk memastikan pembangunan hadir hingga ke wilayah paling ujung, tidak hanya terpusat di tengah kota.
Langkah ini sekaligus menjadi penegasan bahwa arah pembangunan Makassar tidak hanya mengejar pertumbuhan di pusat kota, tetapi juga membuka konektivitas antarwilayah agar manfaatnya dirasakan secara lebih merata oleh seluruh lapisan masyarakat.