Rekomendasi Sarapan Makassar, dari Coto hingga Kuliner Tradisional Mengenyangkan

Penulis: Redaksi  •  Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:39:32 WIB
Tempat sarapan enak di makassar. (Foto: NET)

MAKASSAR - Kuliner tradisional masih menjadi andalan warga Makassar untuk mengisi pagi hari, mulai dari nasi kuning yang legendaris hingga coto yang kaya rempah.

Nasi Kuning, Menu Sarapan Paling Akrab

Nasi Kuning Riburane di Jalan Riburane, Pattunuang, Wajo, sudah dikenal warga Makassar sejak 1980 dan biasanya mulai buka sekitar pukul lima pagi. Selain itu, Nasi Kuning Bambapuang Mbak Lin di Jalan G. Salahutu Nomor 25, Lariang Bangi, menyajikan nasi pulen dengan lauk seperti paru goreng manis-asam dan telur bebek asin mulai Rp30.000 per porsi.

Coto sebagai Sarapan yang Mengenyangkan

Kuah rempah, daging, jeroan, dan burasa atau ketupat pada coto memberikan kombinasi karbohidrat dan protein yang cukup padat untuk mengawali hari. Coto Nusantara di Jalan Nusantara Nomor 224 dan Coto Gagak di Jalan Gagak tercatat mulai beroperasi sekitar pukul 07.00 WITA.

Bubur Ayam untuk Sarapan Lebih Ringan

Bubur Ayam Mbak Sri di Jalan A. Mappanyukki Nomor 21-23, Kunjung Mae, Mariso, bisa menjadi pilihan bagi yang menginginkan sarapan lebih ringan dibanding menu berkuah kental seperti coto.

Perhatikan Jam Buka dan Lokasi

Jam operasional tempat makan bisa berubah, terutama saat hari libur, sehingga pengecekan ulang tetap diperlukan. Pilih lokasi yang searah dengan tujuan berikutnya agar perjalanan lebih efisien.

Sisakan Waktu untuk Menikmati Sarapan

Sediakan waktu sekitar 30 hingga 60 menit untuk sarapan, terutama di warung yang biasanya ramai pengunjung pada jam sibuk pagi hari.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kapan Coto Nusantara dan Coto Gagak mulai buka?
Keduanya tercatat mulai beroperasi sekitar pukul 07.00 WITA.

Di mana lokasi Bubur Ayam Mbak Sri?
Berlokasi di Jalan A. Mappanyukki Nomor 21-23, Kunjung Mae, Mariso, Kota Makassar.

Kesimpulan

Dari nasi kuning legendaris hingga coto yang mengenyangkan, Makassar menawarkan ragam pilihan sarapan tradisional yang bisa disesuaikan dengan selera dan agenda pagi masing-masing pengunjung.

Reporter: Redaksi
Back to top