Pesona Pulau Cantik Sulawesi Selatan untuk Wisata Bahari

Penulis: Redaksi  •  Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:38:31 WIB
pulau cantik di sulawesi selatan. (Foto: NET)

SULAWESI SELATAN — Provinsi ini punya garis pantai panjang dengan sederet pulau kecil yang jadi incaran pencinta wisata bahari. Airnya jernih, terumbu karangnya masih bagus, dan aktivitas seperti snorkeling maupun diving bisa dilakukan hampir sepanjang tahun. Dua nama yang paling sering direkomendasikan adalah Pulau Samalona dan Pulau Liukang Loe.

Menariknya, destinasi pulau di Sulsel tidak melulu berpusat di sekitar Makassar. Kabupaten Bulukumba, lewat kawasan Pantai Bira, juga punya destinasi bahari yang tak kalah menarik.

Samalona vs Liukang Loe: Apa Bedanya?

Lokasi dan akses. Samalona berjarak sekitar dua kilometer dari Kota Makassar, ditempuh dengan perahu motor dari dermaga dekat Pantai Losari selama kurang lebih 30 menit. Liukang Loe berada di Desa Bira, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba, tepat di seberang Pantai Bira, dan juga dijangkau dengan perahu dalam waktu singkat.

Karakter pantai. Keduanya sama-sama punya pasir putih dan air jernih. Bedanya, Samalona lebih dikenal dengan pemandangan terumbu karangnya (menurut catatan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel), sementara Liukang Loe menonjolkan suasana yang lebih tenang dan dekat dengan kehidupan warga lokal (menurut Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Bulukumba).

Fasilitas. Samalona dilengkapi penginapan, kamar bilas, kedai, dan penyewaan alat snorkeling/diving. Liukang Loe, menurut data Jadesta, juga punya penginapan, rumah makan, mushola, dan persewaan alat snorkeling-diving di sekitarnya.

Cocok untuk Siapa?

Samalona pas buat yang ingin liburan singkat tanpa harus keluar terlalu lama dari Makassar — konsep wisata sehari sangat memungkinkan di sini. Liukang Loe lebih cocok bagi yang mau menikmati suasana pulau kecil yang lebih santai, dengan opsi menginap kalau ingin lebih lama.

Tips Sebelum Menyeberang

Beberapa hal wajib dicek sebelum naik perahu: kondisi gelombang dan cuaca, kelengkapan pelindung matahari (topi, kacamata hitam, tabir surya), serta kesesuaian ukuran alat snorkeling. Bagi yang belum lancar berenang, pelampung dan pendampingan pemandu sangat disarankan.

Jangan lupa jaga kelestarian terumbu karang — hindari menginjak karang atau mengambil biota laut, sebab ekosistem ini butuh waktu sangat lama untuk pulih.

Reporter: Redaksi
Back to top