MAKASSAR — PT Pelni kembali membuka layanan kapal penumpang untuk rute Surabaya–Makassar pada awal 2026. Total tiga jadwal keberangkatan yang bisa dipesan masyarakat, dengan tarif terendah Rp357.500 untuk kelas ekonomi.
Jadwal ini menjadi alternatif utama warga yang hendak mudik atau bepergian lintas pulau saat libur panjang awal tahun. Kapal Pelni juga melayani pengiriman kendaraan dan barang antar-pulau pada rute yang sama.
Ketiga jadwal tersebut tersebar di bulan Januari dan Februari 2026. Berikut rincian jadwal kapal yang sudah bisa dipesan:
Tiket termurah Rp357.500 berlaku untuk kelas ekonomi. Penumpang kelas ini mendapat tempat tidur bertingkat, area kantin, dan ruang ibadah yang tersedia di setiap kapal.
Untuk kelas yang lebih tinggi, penumpang bisa memilih kelas 1, 2, atau 3 dengan harga bervariasi. Selisih harga antar kelas berkisar Rp200.000 hingga Rp600.000 tergantung kapal dan fasilitas yang ditawarkan.
Seluruh kapal Pelni yang melayani rute ini dilengkapi pendingin ruangan dan fasilitas kesehatan dasar. Tersedia pula ruang laktasi bagi ibu menyusui yang bepergian dengan bayi.
Pemesanan tiket bisa dilakukan melalui aplikasi Pelni Mobile, situs resmi pelni.co.id, atau loket di pelabuhan. Pembelian tiket kelas ekonomi wajib menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau kartu identitas lain yang masih berlaku.
Calon penumpang disarankan memesan tiket jauh-jauh hari karena rute Surabaya–Makassar termasuk jalur favorit. Pada periode libur sekolah dan hari besar, tiket kelas ekonomi biasanya habis terjual dua hingga tiga pekan sebelum keberangkatan.
Untuk penumpang yang membawa kendaraan bermotor, tarif pengangkutan dihitung terpisah dari tiket penumpang. Biaya pengiriman motor mulai Rp400.000, sementara mobil dikenakan tarif di atas Rp1,5 juta tergantung dimensi kendaraan.
Pelni memberlakukan aturan baru terkait bagasi mulai tahun 2026. Setiap penumpang kelas ekonomi mendapat kuota bagasi maksimal 60 kilogram tanpa biaya tambahan. Kelebihan bagasi akan dikenakan biaya per kilogram sesuai ketentuan di pelabuhan.
Penumpang juga diwajibkan tiba di pelabuhan minimal dua jam sebelum kapal berangkat. Hal ini untuk mengantisipasi kepadatan di area check-in dan pemeriksaan keamanan.
Informasi jadwal dan harga tiket dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan operasional Pelni. Masyarakat bisa memantau pengumuman resmi melalui kanal komunikasi Pelni untuk mendapatkan informasi terbaru.