Kibarkan Merah Putih di Kedalaman 12 Meter, Pertamina Tanam 512 Terumbu Karang demi Ekosistem Laut Sulawesi

Penulis: Ginanjar Raharjo  •  Senin, 17 Agustus 2026 | 11:35:31 WIB
Penyelam menanam fragmen terumbu karang di dasar laut Pantai Pulisan, Sulawesi Selatan, pada peringatan HUT RI.

SULAWESI SELATAN — Peringatan kemerdekaan tahun ini tidak hanya dirayakan di darat. PT Pertamina Trans Kontinental (PTK), anak usaha Pertamina yang bergerak di bidang logistik energi maritim, memilih dasar laut Pantai Pulisan sebagai lokasi upacara dan aksi lingkungan. Perusahaan mengerahkan 26 penyelam internal dan 10 penyelam dari komunitas masyarakat setempat untuk menanam terumbu karang di kawasan yang masuk segitiga terumbu karang dunia (Coral Triangle) itu.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi PTK dengan PT Pertamina Patra Niaga (PPN) dan PT Pertamina International Shipping (PIS). Seluruh rangkaian penyelaman dilakukan dengan mengacu pada standar keselamatan yang berlaku.

Mengapa Pantai Pulisan Menjadi Lokasi Penanaman?

Pemilihan Pantai Pulisan bukan tanpa alasan. Kawasan ini berada di sekitar area operasional Pertamina Group, termasuk Integrated Terminal Bitung yang menjadi salah satu pusat distribusi energi untuk wilayah Sulawesi. Dengan menanam fragmen di lokasi tersebut, PTK ingin memastikan ekosistem laut di sekitar area kerjanya tetap sehat.

Plt Direktur Utama PT Pertamina Trans Kontinental Eko Cahyadi menyatakan, pengibaran bendera di bawah laut merupakan simbol kecintaan terhadap Indonesia sebagai negara maritim. Menurutnya, momen HUT RI juga dimanfaatkan untuk memperkuat kepedulian terhadap kelestarian laut, mengingat ekosistem maritim berkaitan erat dengan aktivitas bisnis perusahaan.

"Pengibaran Bendera Merah Putih di bawah laut merupakan simbol kecintaan kami terhadap Indonesia sebagai negara maritim," kata Eko dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Senin (17/8).

Dampak bagi Warga dan Wisata Bahari

Penanaman 512 fragmen terumbu karang ini diharapkan memberikan dampak langsung bagi masyarakat sekitar. Terumbu karang yang tumbuh akan meningkatkan keragaman ekosistem dan biota laut, yang pada gilirannya berpotensi memperkuat daya tarik wisata bahari Pantai Pulisan.

"Penanaman fragmen terumbu karang di lokasi ini merupakan bentuk komitmen PTK untuk turut menjaga kesehatan ekosistem laut yang menjadi ruang operasional kami sekaligus mendukung keberlanjutan bisnis perusahaan," ujar Eko.

Komitmen Lingkungan di Luar Aksi Seremonial

Upaya pelestarian ini bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan. Direktur Armada PTK Dewi Susanti menegaskan, prinsip keberlanjutan sudah diterapkan dalam operasional harian perusahaan. PTK mulai memanfaatkan energi hijau dan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan pada sebagian armada kapal serta infrastruktur perusahaan.

"Aksi sosial maupun operasional PTK diharapkan dapat memberi manfaat bagi lingkungan dan masyarakat, serta keberlangsungan perusahaan di masa mendatang. Melalui rangkaian kegiatan HUT RI oleh PTK, kami berupaya ikut mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur," jelas Dewi.

Sebagai perusahaan logistik energi maritim, PTK mengoperasikan ratusan kapal di berbagai wilayah strategis Indonesia. Layanan yang dijalankan mencakup support vessel provider, marine service, port operations services, hingga shorebase. Perusahaan mencatat tingkat keandalan layanan saat ini berada di atas 99 persen, menjadikannya salah satu pemain kunci dalam rantai distribusi energi nasional.

Reporter: Ginanjar Raharjo
Sumber: voi.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top