SULAWESI SELATAN — Kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Dwi Fatan Lilyana turun langsung meninjau fasilitas operasional untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung layanan kepelabuhanan. Tujuannya jelas: menjaga kelancaran arus logistik dan meningkatkan pelayanan bagi pengguna jasa.
Peninjauan langsung ke lapangan menjadi agenda utama dalam kunjungan ini. Kondisi peralatan, kesiapan petugas, hingga alur bongkar muat menjadi perhatian khusus. Hal ini dinilai krusial karena Pelabuhan Cirebon berperan sebagai salah satu simpul logistik penting di jalur pantura Jawa.
Darwis, General Manager Pelindo Regional 2 Cirebon, menyebut kunjungan direksi sebagai bentuk perhatian nyata terhadap kinerja operasional. Menurutnya, agenda ini juga menjadi sarana pengawasan sekaligus penguatan kolaborasi antarunit kerja di lingkungan pelabuhan.
"Melalui kunjungan kerja ini, Pelindo memastikan kelancaran arus logistik nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah. Kami akan terus meningkatkan layanan dan operasional untuk mendukung para pengguna jasa pelabuhan," ujar Darwis dalam keterangannya, Senin (8/8/2026).
Lebih lanjut, Darwis menegaskan pentingnya sinergi dalam menjaga transformasi pelabuhan agar berjalan sesuai rencana strategis perusahaan. Ia memastikan seluruh lini di bawah pengelolaan Pelindo Regional 2 Cirebon beroperasi sesuai tugas dan fungsinya.
"Kami memastikan semua lini yang berada di dalam pengelolaan Pelindo Regional 2 Cirebon berjalan sesuai tugas dan fungsinya sehingga layanan kepelabuhanan bagi para pengguna jasa dapat berjalan secara optimal dan andal," pungkasnya.
Kunjungan kerja ini menjadi sinyal keseriusan Pelindo dalam membenahi internal dari sisi sumber daya manusia. Dengan tata kelola yang lebih ramping dan efisien, Pelabuhan Cirebon diharapkan mampu meningkatkan volume bongkar muat dan mempercepat waktu sandar kapal. Pada akhirnya, perbaikan ini bermuara pada daya saing biaya logistik nasional yang lebih kompetitif.