HMD Touch AI Segera Masuk Indonesia: Feature Phone Layar Sentuh dengan AI, Harga Mulai Rp 1,2 Juta

Penulis: Jauhari Lubis  •  Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:55:31 WIB
HMD Touch AI, feature phone layar sentuh dengan fitur AI, diperkirakan hadir di Indonesia dengan harga mulai Rp 1,2 juta.

SULAWESI SELATAN — Kabar kehadiran HMD Touch AI di pasar global, termasuk Indonesia, pertama kali mencuat lewat bocoran di platform X. Ponsel ini sebelumnya sudah lebih dulu diperkenalkan di China, dan kini disebut akan merambah sejumlah negara Asia Tenggara seperti Malaysia, Filipina, Thailand, dan Indonesia. Hingga saat ini, HMD belum mengumumkan tanggal peluncuran resmi maupun harga untuk pasar internasional.

Desain Retro, Isi Modern: Bukan Feature Phone Biasa

Sekilas, HMD Touch AI memang tampak seperti feature phone biasa. Namun, begitu melihat bagian depannya, ada yang berbeda: perangkat ini mengusung layar sentuh berukuran 3,2 inci, menggantikan keypad fisik yang selama ini identik dengan ponsel klasik.

Bodi kompaknya mengingatkan pada desain Nokia Lumia yang sempat populer. Meski begitu, dapur pacunya tetap sederhana—bukan smartphone Android. HMD membekalinya dengan baterai 1.950mAh yang kini sudah mendukung pengisian via USB Type-C, plus dukungan Dual SIM 4G dan Wi-Fi. Kombinasi ini membuatnya tetap relevan untuk komunikasi dasar dan akses internet ringan, tanpa terjebak dalam ekosistem aplikasi yang kompleks.

Fitur AI Jadi Pembeda Utama: Ada Masa Uji Coba Gratis

Yang membuat HMD Touch AI berbeda dari feature phone lain adalah kehadiran fitur AI di dalamnya. Untuk pasar global, perangkat ini kabarnya akan mendapatkan akses gratis ke layanan bernama "Taobao AI" dan dukungan pembayaran mobile Alipay serta pembaca kode QR. Sementara model yang beredar di China menggunakan Doubao AI milik ByteDance.

Layanan AI ini disebut tersedia dengan masa uji coba gratis selama 180 hari. Setelah itu, pengguna kemungkinan besar harus berlangganan jika ingin terus menggunakannya. Ini menjadi catatan penting: fitur AI-nya bukan gratis selamanya, dan detail skema langganan untuk pasar Indonesia belum diumumkan.

Paket Penjualan dan Pilihan Warna: Masih Sekadar Bocoran

Bocoran lain menyebutkan bahwa HMD akan menyertakan bonus microSD 8GB, casing pelindung, dan screen protector untuk pembelian di pasar internasional. Selain varian warna Cyan dan Dark Blue yang sudah ada di model HMD Touch 4G, versi global kabarnya akan hadir dengan opsi warna putih dan emas.

Perlu ditegaskan, seluruh informasi soal paket penjualan dan warna tambahan ini masih berupa bocoran dan belum dikonfirmasi resmi oleh HMD. Jangan jadikan ini patokan sebelum ada pengumuman dari pabrikan.

Untuk Siapa Perangkat Ini Ditujukan?

HMD Touch AI jelas bukan pengganti smartphone flagship. Ponsel ini menyasar kebutuhan yang lebih spesifik: mereka yang ingin tetap terhubung lewat 4G dan Wi-Fi, tapi tidak terganggu oleh notifikasi aplikasi yang tak ada habisnya. Konsep ini pas untuk pengguna yang sedang mencoba digital detox atau mencari ponsel kedua untuk aktivitas tertentu.

Dengan sistem yang lebih tertutup dan hardware sederhana, perangkat ini juga berpotensi cocok untuk pengguna lanjut usia yang hanya butuh alat komunikasi dasar yang mudah dipahami. Namun, perlu diingat bahwa layar sentuh 3,2 inci yang mungil mungkin kurang nyaman untuk mengetik bagi sebagian orang, terutama mereka yang sudah terbiasa dengan keyboard fisik.

Harga dan Ketersediaan di Indonesia

Di China, HMD Touch AI dijual dengan harga 469 yuan atau sekitar Rp 1,2 jutaan. Angka ini bisa menjadi patokan awal, tetapi harga resmi untuk Indonesia kemungkinan akan berbeda setelah memperhitungkan pajak dan biaya distribusi.

Yang jelas, posisinya di kelas feature phone akan langsung bersaing dengan produk sejenis dari merek lain yang sudah lebih dulu ada di pasar. Keunggulan utama HMD Touch AI ada pada desainnya yang ikonik dan fitur AI yang belum banyak ditemukan di kategori ini. Kekurangannya, fitur AI yang menjadi nilai jual utama justru tidak gratis selamanya, dan ekosistem aplikasinya yang tertutup bisa menjadi batasan bagi sebagian pengguna.

Reporter: Jauhari Lubis
Sumber: tabloidpulsa.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top