SULAWESI SELATAN — Keputusan ini diambil di tengah kampanye penghematan besar-besaran yang sedang dijalankan Lucid. Alih-alih terburu-buru merilis produk baru, manajemen memilih memperpanjang fase pengembangan Cosmos untuk memastikan masalah teknis dan logistik yang pernah menghantui model Air dan Gravity tidak terulang pada generasi berikutnya.
Informasi tersebut pertama kali dilaporkan oleh The Drive melalui rubrik sapa paginya, The Downshift, pada Rabu (5/8/2026). Padahal, sebelumnya Lucid sempat mengumumkan rencana memperkenalkan Cosmos secara resmi kepada publik pada akhir tahun ini.
Penundaan ini bukan tanpa alasan. Lucid disebut ingin "menghaluskan semua kekusutan" (iron out the kinks) pada Cosmos. Pengalaman pahit meluncurkan Air dan Gravity yang diwarnai gangguan elektronik serta masalah rantai pasok menjadi pelajaran berharga yang ingin dihindari oleh perusahaan.
Strategi ini juga sejalan dengan kebijakan penghematan yang tengah gencar dilakukan Lucid. Dengan menunda produksi massal, perusahaan dapat menekan belanja modal dalam jangka pendek dan mengalokasikan sumber daya secara lebih efisien untuk pengembangan teknologi dan operasional pabrik di Arizona.
Cosmos dirancang sebagai model dengan harga paling terjangkau di lini produk Lucid. Banderol di bawah US$50.000 (sekitar Rp 800 juta dengan kurs Rp 16.000) menempatkannya sebagai penantang langsung di segmen SUV listrik menengah yang saat ini diramaikan oleh Tesla Model Y dan Ford Mustang Mach-E.
Dengan hadirnya Cosmos, Lucid berharap dapat memperluas basis konsumennya yang selama ini identik dengan sedan mewah Air dan SUV besar Gravity yang banderolnya jauh di atas angka tersebut.
Bagi calon pembeli, penundaan ini bisa berarti sebuah keuntungan. Mereka akan mendapatkan produk yang lebih matang dan minim masalah dibandingkan jika Lucid memaksakan diri meluncur tepat waktu. Namun, di sisi lain, keputusan ini juga menandakan bahwa pasar harus bersabar lebih lama untuk melihat Lucid bersaing di segmen volume tinggi.
Belum ada tanggal pasti kapan Cosmos akan diperkenalkan secara resmi. Lucid hanya menyebutkan target produksi dan peluncuran pada awal 2027. Yang jelas, perusahaan lebih memilih telat meluncur daripada mengulang kesalahan yang sama.