MAKASSAR — BMKG memprakirakan hujan ringan berpeluang turun di sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan, khususnya di Kabupaten Luwu Utara, Luwu Timur, dan Enrekang. Potensi hujan tersebut diperkirakan terjadi pada rentang siang hingga sore hari, saat masyarakat banyak beraktivitas di luar ruangan.
Kondisi ini berbeda dengan Kota Makassar yang diprediksi cerah berawan sejak pagi hingga sore. Memasuki malam hari, langit Makassar diperkirakan berawan tanpa potensi hujan signifikan, sehingga aktivitas warga di luar rumah relatif aman dari gangguan cuaca ekstrem.
BMKG mencatat suhu udara di Kota Makassar berada pada kisaran 18 hingga 35 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara berada di rentang 50 hingga 95 persen, menciptakan kondisi udara yang cukup panas di siang hari.
Kecepatan angin di wilayah ini diprakirakan mencapai 15 hingga 45 kilometer per jam, bertiup dari arah Timur Laut hingga Tenggara. Kombinasi suhu tinggi dan kelembapan ini perlu diantisipasi warga yang beraktivitas di luar ruangan pada jam-jam puncak.
Masyarakat di Luwu Raya dan Enrekang diimbau tetap waspada saat melakukan perjalanan atau berkegiatan di area terbuka. Meskipun intensitas hujan diprakirakan ringan, dinamika atmosfer dapat mengubah kondisi cuaca secara cepat tanpa diduga.
BMKG menekankan pentingnya memantau pembaruan informasi cuaca secara berkala. Informasi prakiraan cuaca ini krusial untuk mendukung keselamatan perjalanan darat, aktivitas pertanian, hingga operasional pelayaran di perairan sekitar Sulawesi Selatan.
Masyarakat diminta mengikuti informasi resmi yang diperbarui oleh BMKG melalui kanal-kanal komunikasi resmi untuk mendapatkan data terkini. Perubahan kondisi atmosfer yang dinamis menjadi alasan utama perlunya kewaspadaan berkelanjutan, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan genangan.