Kebakaran di Tallo Makassar Hanguskan 50 Rumah, 90 KK Masih Diverifikasi BPBD

Penulis: Hendra Setiawan  •  Jumat, 31 Juli 2026 | 12:04:01 WIB
Petugas pemadam kebakaran berupaya menjinakkan api yang membakar puluhan rumah di Jalan Sultan Abdullah II, Kelurahan Tallo, Makassar, Jumat (31/7/2026) dini hari.

SULAWESI SELATAN — Kebakaran besar melanda permukiman padat penduduk di Jalan Sultan Abdullah II, Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, pada Jumat (31/7/2026) dini hari. Api yang mulai berkobar sekitar pukul 01.47 Wita dengan cepat merambat ke puluhan bangunan lain karena mayoritas rumah di lokasi merupakan konstruksi semi permanen yang berdempetan.

90 Kepala Keluarga Terdampak, BPBD Lakukan Pendataan Ulang

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli Tahar, menyatakan proses asesmen di lapangan masih berlangsung. Data awal mencatat 90 kepala keluarga terdampak, tetapi angka tersebut belum final dan masih terus diverifikasi oleh tim di lokasi kejadian.

"Laporan awal ada 90 KK, tapi masih kita berusaha verifikasi lagi," ujar Fadli saat dihubungi, Jumat (31/7/2026).

Fadli memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski begitu, besaran kerugian material belum dapat dihitung karena pendataan bangunan yang rusak masih berjalan. "Alhamdulillah tidak ada korban jiwa," ucapnya.

Pemadaman Libatkan 50 Unit Armada, TNI-Polri Dikerahkan

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar mengerahkan sekitar 50 unit armada untuk menjinakkan si jago merah. Personel BPBD, TNI, dan Polri turut dilibatkan dalam proses pemadaman hingga api berhasil dikendalikan.

Kebakaran yang menghanguskan permukiman padat ini menjadi pengingat rentannya kawasan hunian semi permanen terhadap bahaya arus pendek listrik. Sebagian besar rumah di lokasi diketahui berdiri saling berdekatan tanpa jarak aman, membuat api cepat menyebar ke bangunan lain.

Warga Kehilangan Tempat Tinggal, Logistik Jadi Prioritas

BPBD Kota Makassar kini memprioritaskan penanganan darurat bagi warga yang kehilangan tempat tinggal. Tim tengah mendata kebutuhan dasar para pengungsi, termasuk logistik dan lokasi pengungsian sementara.

"Kami akan memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat segera terpenuhi. Pendataan terus dilakukan agar bantuan logistik yang disalurkan sesuai dengan kebutuhan di lapangan," tutur Fadli.

Belum ada keterangan resmi mengenai total kerugian material akibat kebakaran tersebut. Pemerintah kota diharapkan segera merilis data final jumlah bangunan rusak dan warga yang mengungsi agar proses pemulihan dapat berjalan cepat.

Reporter: Hendra Setiawan
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top