Kejar Target RTH 30 Persen, PDAM Makassar Dukung Aksi Tanam Pohon KNPI

Penulis: Ginanjar Raharjo  •  Minggu, 10 Mei 2026 | 13:48:11 WIB
Pemuda KNPI Biringkanaya melakukan penanaman pohon untuk mendukung target RTH Makassar 30 persen.

MAKASSAR — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar mencatat luasan ruang terbuka hijau (RTH) di wilayah ini masih jauh dari angka ideal. Saat ini, ketersediaan RTH baru menyentuh kisaran 12 persen, sementara regulasi menuntut pemenuhan hingga 30 persen dari total luas wilayah kota.

Kondisi tersebut mendorong Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Biringkanaya melakukan aksi nyata melalui penanaman pohon di Jalan Perintis Kemerdekaan, Perumahan Griya Athira. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (10/5/2026) ini menjadi bagian dari rangkaian pra-pelantikan pengurus baru organisasi kepemudaan tersebut.

Kurangnya Ruang Terbuka Hijau Jadi Tantangan Ekologis Makassar

Perwakilan DLH Kota Makassar yang hadir dalam kegiatan tersebut menekankan bahwa setiap inisiatif penghijauan sangat krusial bagi masa depan kota. Menurutnya, Biringkanaya merupakan wilayah strategis yang masih memiliki potensi lahan untuk menopang target RTH Makassar dibanding pusat kota yang kian padat.

“Biringkanaya adalah salah satu wilayah strategis untuk menopang penghijauan Makassar. Maka setiap inisiatif seperti ini sangat penting, bukan hanya menanam, tapi juga memastikan pohon dirawat hingga tumbuh besar,” ungkap perwakilan DLH tersebut.

Camat Biringkanaya, Muharuddin, mengamini hal tersebut. Ia menilai kawasan Perumahan Griya Athira selama ini memiliki suhu udara yang cukup panas, sehingga penanaman pohon diharapkan mampu menghadirkan lingkungan yang lebih rindang bagi warga maupun pelaku usaha di sekitarnya.

Hubungan Pohon dengan Keberlangsungan Pasokan Air Bersih

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum Makkuradde, turut hadir memberikan dukungan langsung. Ia menegaskan bahwa tugas PDAM tidak hanya sebatas mendistribusikan air bersih, tetapi juga memastikan sumber daya airnya tetap terjaga melalui pelestarian lingkungan.

“Awalnya saya pikir kegiatan ini tidak ada hubungannya dengan PDAM, ternyata ada, yaitu air. Pohon dan air saling berkaitan. Kalau lingkungan terjaga, penghijauan berjalan baik, maka sumber daya air kita juga akan lebih baik,” ujar Andi Syahrum.

Ia menambahkan bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab kolektif. Penanaman pohon di kawasan pemukiman dianggap sebagai investasi jangka panjang yang dampaknya akan dirasakan oleh generasi mendatang, terutama dalam menjaga stabilitas pasokan air untuk kebutuhan publik dan darurat.

Aksi Nyata Pemuda Sebelum Pelantikan Pengurus KNPI

Ketua KNPI Kecamatan Biringkanaya, Andi Muhammad Farid, menyatakan bahwa aksi ini merupakan pembuktian bahwa pemuda hadir dengan tindakan konkret. Pihaknya tidak ingin organisasi hanya terjebak dalam seremonial pelantikan tanpa memberikan dampak langsung bagi wilayah.

“Ini bukan sekadar seremoni pelantikan. Kami ingin menunjukkan bahwa pemuda juga hadir dengan tindakan nyata, menjaga dan menghijaukan kecamatan yang kita cintai bersama,” tegas Farid di sela-sela kegiatan.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan kelurahan setempat, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Sinergi antara instansi pemerintah seperti PDAM, pemerintah kecamatan, dan organisasi kepemudaan diharapkan menjadi model kolaborasi dalam memulihkan kondisi ekologis di wilayah pinggiran Kota Makassar.

Reporter: Ginanjar Raharjo
Sumber: res-publica.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top