Pemkab Bulukumba Gandeng Kadin dan Perseroda Genjot Investasi Daerah

Penulis: Hendra Gunawan  •  Senin, 04 Mei 2026 | 17:21:01 WIB

BULUKUMBA — Pemerintah Kabupaten Bulukumba resmi menandatangani Kesepakatan Bersama (MoU) dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) serta PT Pinisi Citra Bulukumba (Perseroda) pada Senin (4/5/2026). Langkah ini menjadi pijakan awal pemerintah daerah dalam memperkuat sinergi pengembangan ekonomi melalui optimalisasi sektor-sektor potensial.

Penandatanganan tersebut berlangsung di sela kegiatan Apel Gabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di halaman Kantor Bupati Bulukumba. Bupati Bulukumba Muchtar Ali Yusuf memimpin langsung seremoni tersebut bersama Ketua Karateker Kadin Bulukumba Syafruddin Mualla dan Direktur Utama PT Pinisi Citra Bulukumba Zulkifli Saiye.

Fokus Pengembangan Sektor Pariwisata dan Pertanian

Ruang lingkup kerja sama tripartit ini mencakup pemetaan dan pengembangan sektor-sektor unggulan yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi Bulukumba. Pariwisata, pertanian, perikanan, dan industri manufaktur menjadi prioritas utama dalam kesepakatan tersebut. Pemerintah daerah ingin memastikan aset daerah dikelola lebih produktif.

Selain sektor makro, pemberdayaan UMKM dan pelaku usaha lokal mendapat porsi perhatian besar. Sinergi ini dirancang untuk meningkatkan kelas usaha kecil agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional. Fasilitasi investasi akan dipermudah untuk menciptakan iklim bisnis yang lebih sehat di Bumi Panrita Lopi.

Kadin dan Perseroda juga akan berperan dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM). Kolaborasi ini tidak hanya terbatas pada pihak internal, tetapi juga membuka ruang kerja sama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta perusahaan swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Membuka Kran Investasi Lewat Kolaborasi BUMD

Keterlibatan PT Pinisi Citra Bulukumba sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) diharapkan mampu menjadi motor penggerak bisnis yang lebih fleksibel. Perseroda diproyeksikan menjadi mitra strategis bagi investor luar negeri maupun dalam negeri yang ingin menanamkan modal di sektor perikanan dan pariwisata bahari.

"Sinergi ini diharapkan mampu membuka peluang investasi yang lebih luas, meningkatkan daya saing daerah, serta memberikan dampak bagi ekonomi masyarakat," ungkap Bupati Bulukumba Muchtar Ali Yusuf, Senin (4/5/2026).

Bupati yang akrab disapa Andi Utta ini menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan BUMD adalah kunci percepatan pembangunan. Tanpa dukungan dunia usaha, percepatan ekonomi daerah akan berjalan lambat. Ia ingin Bulukumba dikenal sebagai daerah yang ramah investasi dengan regulasi yang tidak berbelit-belit.

Langkah Teknis Pasca Penandatanganan MoU

Kesepakatan bersama ini merupakan payung hukum besar yang akan ditindaklanjuti dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) teknis. Setiap poin dalam MoU akan dijabarkan ke dalam program kerja nyata oleh masing-masing dinas terkait bersama Kadin dan Perseroda Bulukumba. Hal ini dilakukan agar kolaborasi tidak berhenti pada seremoni di atas kertas.

Pemerintah Kabupaten Bulukumba optimistis pertumbuhan ekonomi inklusif dapat tercapai lebih cepat. Fokus pada sektor perikanan dan pertanian diharapkan mampu menekan angka pengangguran serta meningkatkan pendapatan per kapita warga secara berkelanjutan.

Melalui kerja sama ini, posisi Bulukumba sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di bagian selatan Sulawesi Selatan semakin diperkuat. Langkah strategis ini sekaligus menjadi sinyal bagi para pemodal bahwa Bulukumba siap memfasilitasi kebutuhan industri dan perdagangan secara profesional.

Reporter: Hendra Gunawan
Back to top