Siswa SMAN 1 Takalar Sabet Juara 1 Cerdas Cermat Museum Sulsel

Penulis: Hendra Gunawan  •  Senin, 04 Mei 2026 | 11:10:01 WIB
Muh. Al Qadri dari SMAN 1 Takalar raih Juara 1 LCC Jawara Museum tingkat Sulsel.

TAKALAR — Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi catatan sejarah membanggakan bagi Kabupaten Takalar. Siswa UPT SMA Negeri 1 Takalar, Muh. Al Qadri, sukses membawa pulang gelar Juara 1 dalam ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Individu "Jawara Museum" tingkat Provinsi Sulawesi Selatan yang digelar di Museum Mandala, Makassar.

Al Qadri, siswa kelas X.1 Agus Salim, tampil dominan sejak babak penyisihan hingga partai final. Ia berhasil mengungguli puluhan delegasi berbakat dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan dengan menunjukkan penguasaan materi yang mendalam mengenai sejarah perjuangan bangsa dan permuseuman.

Kemenangan ini menjadi pencapaian signifikan bagi dunia pendidikan di wilayah yang akrab dijuluki Butta Panrannuangku tersebut. Al Qadri dinilai mampu menjawab setiap tantangan soal dengan tenang dan akurat, meski berada di bawah tekanan kompetisi yang ketat di tingkat provinsi.

Dominasi SMAN 1 Takalar di Ajang Jawara Museum 2026

Keberhasilan Muh. Al Qadri di Museum Mandala bukan didapat dengan instan. Siswa kelas X ini harus melalui serangkaian tahapan seleksi yang menguji wawasan sejarah nasional hingga detail koleksi permuseuman di Sulawesi Selatan. Ketangkasannya dalam menjawab pertanyaan di babak final menjadi kunci utama kemenangannya.

Kepala UPT SMA Negeri 1 Takalar, Azis Basri, S.Pd., M.Pd., menyatakan bahwa prestasi ini merupakan bukti nyata kualitas pendidikan di sekolahnya mampu bersaing di level regional. Menurutnya, hasil ini sekaligus menjadi kado terindah bagi instansi pendidikan di Takalar pada peringatan Hardiknas tahun ini.

"Kami sangat bersyukur atas dedikasi dan kerja keras Muh. Al Qadri beserta para guru pembimbing. Kemenangan ini membuktikan bahwa semangat literasi sejarah di kalangan generasi muda kita masih sangat kuat," ujar Azis Basri dalam keterangannya, Senin (4/5/2026).

Penguatan Literasi Sejarah bagi Generasi Z Sulawesi Selatan

Program "Jawara Museum" merupakan agenda rutin yang dirancang untuk mendekatkan museum kepada generasi milenial dan Gen Z. Museum tidak lagi hanya dipandang sebagai tempat penyimpanan benda kuno, melainkan pusat edukasi sejarah yang interaktif bagi pelajar.

Pihak sekolah menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan bakat siswa, baik di jalur akademik maupun non-akademik. Kemenangan Al Qadri diharapkan menjadi pemantik motivasi bagi siswa lain di Takalar untuk berani berkompetisi dan menggali potensi diri di berbagai bidang.

"Nama baik Butta Panrannuangku kini harum di tingkat provinsi melalui jalur prestasi akademik dan kebudayaan," tambah Azis Basri.

Amanah Baru Sebagai Duta Muda Museum

Selain membawa pulang trofi juara, Muh. Al Qadri kini mengemban amanah baru sebagai duta muda. Ia diharapkan dapat menginspirasi rekan sejawatnya untuk lebih mencintai dan menjaga kelestarian warisan sejarah bangsa, khususnya di Sulawesi Selatan.

Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah provinsi dalam meningkatkan kunjungan pelajar ke museum. Melalui duta-duta muda berprestasi, pesan mengenai pentingnya menjaga identitas bangsa melalui sejarah diharapkan dapat tersampaikan lebih efektif kepada generasi muda.

Pasca kemenangan ini, SMA Negeri 1 Takalar berencana memperkuat program literasi sejarah di lingkungan sekolah. Hal ini bertujuan untuk mencetak generasi emas yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter dan pemahaman akar budaya yang kuat.

Reporter: Hendra Gunawan
Back to top