Review Elegoo Jupiter 2: Printer Resin 16K dengan Volume Cetak Besar dan Harga Rp 15,6 Juta

Penulis: Hendra Setiawan  •  Senin, 08 Juni 2026 | 17:07:31 WIB
Elegoo Jupiter 2 hadir dengan resolusi cetak 16K dan build volume lebih besar untuk kebutuhan pencetakan 3D rumahan.

SULAWESI SELATAN — Elegoo Jupiter 2 adalah pembaruan signifikan dari lini printer resin besar pertama Elegoo. Meski secara teknis ini adalah iterasi ketiga dari seri Jupiter, fitur yang dibawa cukup untuk menarik perhatian pencetak 3D rumahan. Printer ini mengusung resolusi 16K yang diklaim menghasilkan detail sangat halus, serta build volume yang lebih besar dari versi sebelumnya.

Spesifikasi Elegoo Jupiter 2

  • Resolusi: 16K (20x26µm XY)
  • Build Volume: Lebih besar dari Jupiter generasi pertama
  • Dimensi (tertutup): 465 x 508,1 x 648 mm (18,3 x 20 x 25,5 inci)
  • Dimensi (terbuka penuh): Lebar mencapai 1.054,1 mm (41,5 inci)
  • Berat: 40 kg (88 lbs)
  • Fitur Tambahan: Heated vat, kamera, auto refill/reclaim, quick FEP change (10 detik)
  • Harga: USD 949 (sekitar Rp 15,6 juta)

Kelebihan: Resolusi Tinggi dan Sistem Otomatis

Dari segi kualitas cetak, Jupiter 2 tidak main-main. Resolusi 16K dengan ukuran piksel 20x26 mikron menghasilkan permukaan yang sangat halus, cocok untuk model miniatur atau properti cosplay yang membutuhkan detail rumit. Selama pengujian, kualitas cetakan dinilai "menakjubkan" oleh reviewer.

Salah satu fitur unggulan adalah heated vat atau wadah resin berpemanas. Fitur ini menjaga suhu resin tetap konstan, mengurangi risiko gagal cetak akibat suhu ruangan yang dingin. Sistem auto refill dan reclaim juga praktis: printer bisa mengisi wadah resin secara otomatis dari botol 2 kg, dan mengosongkannya kembali dalam 5 menit saat diperlukan.

Elegoo juga menyertakan sistem penggantian film FEP yang cepat—hanya butuh 10 detik. Ini sangat membantu pengguna yang sering berganti resin atau membersihkan wadah.

Kekurangan: Kamera dan Slicer Masih Kurang Optimal

Meski banyak fitur baru, Jupiter 2 bukannya tanpa cela. Posisi kamera internal dinilai terlalu tinggi, sehingga sudut pandang saat memantau proses cetak kurang ideal. Selain itu, baut pada wadah resin (vat bolts) masih menggunakan desain lama yang dirasa kurang praktis.

Dari segi perangkat lunak, Elegoo SateLite slicer yang disertakan dalam paket penjualan dikeluhkan lambat. Pengguna yang terbiasa dengan slicer lain mungkin perlu waktu untuk beradaptasi atau tetap menggunakan aplikasi pihak ketiga.

Dimensi printer juga perlu diperhatikan. Saat kedua pintu depan dibuka penuh, lebar total mencapai 41,5 inci (sekitar 105 cm). Ini bisa menjadi masalah di meja kerja yang sempit. Namun, reviewer mencatat bahwa build plate masih bisa dilepas tanpa harus membuka pintu sepenuhnya.

Performa Nyata dan Kemudahan Perakitan

Jupiter 2 dikirim hampir sepenuhnya terpasang. Pengguna hanya perlu memasang build plate dan sistem auto feeder di bagian belakang. Sistem ini dirancang untuk botol resin berukuran 2 kg, dan Elegoo menyertakan satu botol kosong tambahan untuk mencampur resin sisa atau resin fleksibel.

Soal kalibrasi, Jupiter 2 memiliki fitur leveling otomatis. Namun, dalam pengujian, salah satu sisi build plate ternyata masih di luar spesifikasi. Untungnya, tersedia opsi kalibrasi manual yang prosesnya cukup sederhana: cukup home plate tanpa wadah, dan layar akan memberi tahu sisi mana yang perlu disetel.

Kesimpulan: Printer Resin Besar untuk Pengguna Serius

Elegoo Jupiter 2 menawarkan kombinasi resolusi tinggi, volume cetak besar, dan fitur otomatis yang jarang ditemukan di harga USD 949. Printer ini paling cocok untuk pengguna rumahan atau pembuat properti yang butuh hasil cetak detail tanpa harus beralih ke printer industri yang jauh lebih mahal.

Namun, calon pembeli perlu mempertimbangkan ukuran fisiknya yang besar dan keterbatasan perangkat lunak bawaan. Jika Anda sudah punya pengalaman dengan printer resin dan punya ruang kerja yang cukup, Jupiter 2 adalah peningkatan yang layak.

Reporter: Hendra Setiawan
Sumber: tomshardware.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top